Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Mengintip Keseruan Penutupan Asian Games 2018
Oleh : Redaksi
Kamis | 30-08-2018 | 17:28 WIB
pesta-asian-games.jpg Honda-Batam
Persiapan pesta penutupan Asian Games 2018. (Foto; Ist)

Oleh Indah Rahmawati

TIDAK terasa Pertandingan Asian Games sudah berlangsung di Indonesia. Moment pentupannya pada 2 September 2018 telah dikonsep dengan matang. Pada upacara penutupan nanti, tidak akan seheboh pembukaannya.

Mengingat waktunya yang sangat singkat, dan hanya 1 hari dibuat, panggung pun akan lebih sederhana dibandingkan pembukaannya yang memang punya lebih banyak waktu di dalam pengerjaan.

Wishnutama sebagai direktur kreatif pun mengatakan bahwa konsep penutupan ceremony ini akan berbeda dengan pembukaannya. Penutupan ini akan bersifat celebration atau perayaan atas terselenggaranya Asian Games di Indonesia. Juga sebagai terima kasih atas kerja keras para atlet yang telah berlaga di Asian Games 2018. Acara ini juga bekerjasama dengan para atlet untuk ikut tampil di dalam acara penutupan Asian Games.

Seperti di pembukaannya, pada acara penutupan juga akan ada pertunjukan tarian. Hanya saja tidak seheboh kemarin, pada penutupannya mungkin hanya akan ada 120 penari. Untuk membuat acara penutupan ini memang tantangannya lebih banyak dari saat pembukaannya. Terutama dalam mempersipkan pangung yang hanya sehari dilakukan.

Dalam penutupan ini tidak akan semengejutkan pembukaannya, namun tetap ada hal yang menarik yang disuguhkan. Terutama pada saat pemadaman api Asian Games. Tentunya akan ada hal yang ditonjolkan pada penutupan acara ini nantinya. Bukan tentang konsep panggungnya, tetapi lebih kepada performance para pengisi acara.

Untuk penutupan, akan lebih menonjolkan sisi modern. Setelah pada pembukaan kemarin fokuk kepada ragam budaya Indonesia, kini pada penutupan akan mengfokuskan Asia dengan lebih modern. Para pengisi acarapun tidak hanya datang dari orang Indonesia, tetapi juga beberapa orang dari negara Asia lainnya.

Indonesia telah menyiapkan sejumlah artis dan penyanyi untuk tampil di upacara penutupan Asian Games nanti, seperti: Isyana Saraswati, Denada, Lea Simajuntak, dan lain-lain. Bagi yang suka dengan K-pop, Korea juga telah menyiapkan Super Junior dan iKon. Tak kalah, India juga telah menyiapkan Siddharth Slathia yang siap menghibur para penonton di Stadion Gelora Bung Karno.

Untuk tarian, Eko Supriyanto mengatakan tidak banyak tarian yang akan digelar seperti halnya pada pembukaan Asian. Pada penutupan ini hanya akan ada 1 segmen tarian yakni pada saat pemadaman api di Kalderon. Pada saat itu juga akan ada moment penyerah terimaan bendera yang diberikan oleh tuan rumah Asian Games 2018 kepada tuan rumah berikutnya yang nantinya akan dilaksanakan di Tiongkok. Nah, tarian ini dimaksudkan untuk menularkan semangat Energy of Asia yang akan diteruskan di Hangzhou pada pertandingan Asian Games berikutnya.

Penjelasan lebih jauh dituturkan Wishnutama, konsep penutupan Asian Games 2018 berkolaborasi dengan negara-negara Asia lainnya seperti: India, Korea, dan China. Terutama untuk negara China ini menjadi alih tangan karena pertandingan Asian Games berikutnya akan dilaksanakan di negara tersebut.

Dalam penutupan nanti juga akan ada pertunjukan drumband dari TNI-Polri. Selain itu para penyanyi terkenal Indonesia juga telah siap untuk menghibur para penonton di acara perti: penutupan Asian Games, seperti: Siti Badriah, Bunga Citra Lestari, dan Wingki Wiryawan.

Ronald Steven selaku music Director mengatakan untuk penutupan Asian Games akan lebih berfokus kepada konser musik, bukan seperti di pembukaan yang lebih konsen ke tarian tradisional. Acara akan dikemas dengan modern. Bukan hanya Indonesia, tapi menghadirkan pertunjukan Asia.

Bagi penggemar Kpop, kehadiran super Junior di Panggung penutupan Asian Games 2018 menjadi daya tarik tersendiri. Grup band fenomenal asal Korea Selatan itu akan menunjukkan performancenya membawakan lagu-lagu andalan dan dance dipanggung Asian Games. Tak hanya Suju tentunya, ada pula boyband iKon yang banyak digandrungi oleh para gadis remaja. Penampilan boyband-boyband tersebut semakin menambah antusias penonton untuk menyaksikan penutupan Asian Games 2018 secara langsung di Stadion Gelora Bung Karno pada 2 September nanti.

Untuk tiket penutupan Asian Games 2018, sudah mulai dijual sejak 28 Agustus 2018. Untuk pembeliannya bisa melalui online di bliblli.com, tiket.com, juga bisa didapatkan di website resmi Asian Games yakni di asiangames2018.loket.com. untuk offline, belum disediakan penjualannya agar tidak ada antrian panjang. Mengenai harga berkisar sekitar Rp. 500.000 hingga Rp. 2.000.000.

Pihak Inasgoc telah menyediakan tiket sejumlah 55.000 sampai 58.000 yang sudah bisa dibeli mulai hari ini.
Sebenarnya banyak pula calon penonton yang sudah membeli tiket melalui kiostix.com, namun pihak inasgoc akan melakukan pehitungan ulang mengenai jumlah tiket. Bagi yang sudah terlanjur membei di kiostix bisa menukarkan tiketnya secaresmi. Intinya pihak inasgoc tidak ingin ada double seat (kursi ganda) atau pun banyak bangku kosong karena kerancauan penjualan tiket.

Karena itu perhitungannya pun dilakukan dengan lebih baik meskipun memerlukan waktu yang lebih lama.

Tidak seperti pada pembukaanya, untuk penutupanAsian Games tidak akan dihadiri kepala negara. Namun akan tetap ada tamu agung yang datang yakni Thomas Bach selaku presiden internasional olympic commite (IOC). Untuk Jack Ma, yakni boss Alibaba grup belum bisa dipastikan kehadirannya. Nantinya penutupan akan dilakukan oleh wakil presiden RI Jusuf Kalla dan juga ketua dewan pengarah Inasgoc.

Seperti meriahnya upacara Asian Games pada pembukaan, penutupannya menjadi sebuah hal yang ditunggu-tunggu banyak orang, terutama masyarakat Indonesia. Banyak orang berbondong-bondong ingin segera memesan tiket untuk penutupan Asian Games. Untuk menghindari kericuhan antrian, pihak panitia memutuskan untuk menjual tiket melaui online.

Bagi yang ingin memesan tiket Asian Games, tiket yang dibanderol antara 500 ribu - 2 juta tersebut memiliki 4 kategori. Yakni kategori A, B, C, dan untuk difabel. Untuk difabel, berhak atas satu kursi lagi yang diperuntukkan bagi pendampingnya.
Semaraknya para pemburu tiketAsian Games ini tentunya menjadi awal tolak ukur dari kesusesan acara ini.

Kita tentunya berharap acara penutupan Asian Games 2018 ini tidak kalah menarik dari pembukaannya kemarin. Dengan terselenggaranya upacara penutupan Asian Games, juga menandakan berakhirnya acara pertandingan Asian Games 2018 di Indonesia. Hal ini akhirnya menjadi sebuah hal yang disyukuri karena Indonesia berhasil menjadi tuan rumah asian Games yang kedua kalinya dan berjalan dengan sukses.

Tak hanya itu, penutupan ini juga menjadi sebuah rasa syukur atas gemilangnya prestasi dari para atlet Indonesia. Asian Games 2018 ini tidak hanya menjadikan Indonesia sebagai tuan rumah yang disegani negara-negara Asia lainnya. Tapi juga mampu menunjukkan kualitas dari atlet –atlet yang merupakan putra-putri bangsa Indonesia, tidak kalah hebat dengan negara Asia lainnya. Indonesia mampu memroleh banyak medali emas di beberapa cabang olahraga selama Asian Games berlangsung.

Prestasi dari para atlet itu tentunya patut untuk diapresiasi. Karena itu penutupan Asian Games juga akan ikut menampilkan performence para atlet. Sebagai selebrasi atas pencapaian mereka. Sudah saatnya kita doakan agar acara penutupan Asian Games 2018 dapat berjalan lancar.*

Penulis adalah Mahasiswi Universitas Widya Mataram