Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Nyamar Jadi Tukang Ojek, Sekuriti Cabuli dan Aniaya Karyawan
Oleh : Roni Ginting/Dodo
Rabu | 25-01-2012 | 13:21 WIB
cabul_ilustrasi.JPG Honda-Batam

Ilustrasi.

BATAM, batamtoday - Saat ini banyak modus yang dilakukan untuk melakukan kejahatan, masyarakat sebaiknya lebih berhati-hati. Seperti dialami oleh LS (24), warga Sei Panas dicabuli dan dianiaya oleh Udin, sekuriti perumahan yang berpura-pura sebagai tukang ojek. 

 

Informasi yang diperoleh dari Fandi, pacar korban di Mapolsek Sekupang  bahwa pada Sabtu (21/1/2012), LS masuk malam dan pulang kerja jam 12.00 WIB. Namun dia jalan-jalan ke rumah temannya yang tinggal di seputaran Nagoya. 

"Dia pulang dari rumah kawannya udah jam 3 malam. Dia coba telepon saya untuk menjemput tapi HP saya lagi tidak aktif," kata Fandi, Rabu (25/1/2012). 

Akhirnya LS memutuskan pulang ke rumah naik ojek di depan Hotel Planet Holiday. Saat itu korban menyetop tersangka Udin yang sedang melintas naik motor Suzuki Thunder. 

"Tersangka berhenti mengaku sebagai tukang ojek, katanya mau mengantar pacar saya ke rumahnya," ujarnya. 

Tak tahunya, Udin yang memang sudah berniat jahat bukannya mengantar LS ke tempat tujuan, malah membawanya ke daerah Tiban Kampung dan berhenti di semak-semak tidak jauh jauh jembatan penyeberangan. 

"Di perjalanan sempat ditanya mau dibawa ke mana. Karena pacar saya kurang tahu daerah Tiban, tapi pelaku tetap membawa korban," tuturnya. 

Di tempat itu LS dipaksa untuk melayani nafsu birahinya dengan paksa namun dilawan dengan sekuat tenaga. Korban terus meronta, namun dipukuli oleh Udin yang terus beringas. Hingga akhirnya korban bisa melepaskan diri. 

"Waktu mau lari kakinya ditendang, kepalanya dipukul sampai dua kali dan ditempeleng. Banyak sekalu memar-memar di tubuh pacar saya," ungkap Fandi. 

Setelah berhasil meloloskan diri, LS berlari ke jalan raya, untung saja saat kejadian ada sopir truk yang melintas dan mau membantu mengantar sampai ke rumah pukul 05.00 WIB. 

"Langsung lapor Polisi dan ditangkap di seputaran Nagoya juga dan dibawa ke Polsek Sekupang," ujarnya.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Sekupang, Iptu Feri Kuswanto membenarkan kejadian tersebut. Namun dia enggan berkomentar banyak dengan dalih masih tersangka masih diperiksa. 

"Masih dalam pemeriksaan," kata Feri singkat.