Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

SBY: Pemerintah Daerah Harus Sinkron Dengan Pusat
Oleh : Taufik/Andri Arianto
Senin | 10-01-2011 | 11:38 WIB

Jakarta, batamtoday - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menegaskan seluruh kepala daerah agar memperhatikan keterpaduan program kerja secara nasional. Artinya, birokrasi pemerintahan dari pusat hingga daerah untuk menaati 8 prinsip dasar pembangunan sehingga tidak berjalan sendiri dalam pelaksanaan program pembangunan.

Pernyataan itu disampaikannya dalam rapat kerja tentang pelaksanaan program pembangunan 2011 yang diikuti seluruh pejabat publik dari Kementerian hingga kepala daerah baik tingkat satu maupun dua seluruh Indonesia, di Gedung Jakarta Convention Center, Senin, (10/1).

"Mari menjalankan bersama di negara kesatuan ini. Rencana kerja pembangunan daerah harus memperhatikan RKP secara nasional. Daerah dan desentralisasi harus diefektifkan tetap dalam keterpaduan nasional," katanya menegaskan.

Dia menjelaskan kedelapan prinsip itu meliputi, pertama, meneraplan pembangunan yang berkelanjutan dan berkeadilan yang memperhatikan keselamatan lingkungan dan pemerataan hasil untuk keadilan dalam bidang ekonomi.

Kedua, menghapus dikotomi antara sumber daya dan pengetahuan dan mendorong pendekatan terpadu antara ilmu pengetahuan, budaya, dan sumber saya sebagai basis pembangunan.

Ketiga, pengembangan pembangunan berdimensi kewilayahan yang tidak menganakemaskan satu provinsi dalam pengembangan ekonomi di suatu pulau, tapi harus semua provinsi bisa mencapai kemajuan yang sama.

Keempat, menggunakan strategi 4 jalur secara terpadu, yaitu pembangunan dengan sasaran pro tenagakerja, pro pertumbuhan, pro pengurangan angka kemiskinan dan pro penyelamatan lingkungan hidup.

Kelima, mengambil peluang dan keuntungan dari interaksi global dengan keberpihakan yang jelas terhadap masyarakat miskin dan tetap ramah lingkungan.

Keenam, memperkuat kerja sama dan keharmonisan antar instansi dan kelembagaan sehingga pola hubungan  eksekutif dan legislatif hingga yudikatif bersatu menyukseskan pembangunan nasional.

Ketujuh, pembangunan termasuk transformasi dan reformasi harus dilakukan secara terus menerus, bertahap dan gigih.

"Tidak ada jalan pintas, tidak ada yang instan. Setiap program pembangunan tahunan harus disukseskan. Kalau tiap tahun sukses pembangunan lima tahunan sukses, maka kesejahteraan bisa diraih," kata Presiden Yudhoyono.

Kedelapan, pembangunan harus sinergis secara sektoral dan regional. Hal itu, lanjutnya, perlu ditekankan, karena masih terlihat antarkementerian yang satu dengan yang lain tidak sinkron.

"Ada pula pusat dan daerah yang tidak sinkron, termasuk antara propinsi, kabupaten dan kota. Itu tidak boleh terjadi lagi," ujarnya.