Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Daftar Penderita HIV Terus Bertambah di Tanjungpinang
Oleh : Habibie Khasim
Senin | 06-11-2017 | 19:26 WIB
penderita-HIV-AIDS.gif Honda-Batam
Ilustrasi penderita HIV/ AIDS (Sumber foto: Tempo.co)

BATAMTODAY.COM, Tanjungpinang - Kepala Dinas Kesehatan Kota Tanjungpinang, Rustam, menuturkan jumlah penderita penyakit menular HIV mengalami peningkatan tiap bulan bahkan tiap tahunnya.

Akan tetapi, kata Rustam, peningkatan tersebut bukanlah penderita baru, melainkan penderita yang baru dapat dideteksi. Padahal ia telah menderita penyakit tersebut selama berbulan-bulan.

"Dikarenakan data yang kami peroleh bukan semata data warga yang baru saja tertular. Tapi justru baru diketahui," tutur Rustam saat dihubungi, Senin (6/11/2017).

Rustam menjelaskan, jika terjadi kenaikan jumlah penderita pada bulan ini, bukan berarti warga yang baru masuk daftar penderita HIV/AIDS bulan yang sama. Tapi, bisa jadi penderita tersebut telah merahasiakan penyakitnya dan baru dapat dideteksi setelah mulai melakukan pengobatan.

"Bisa jadi berbulan-bulan sebelumnya, atau bahkan tahun sebelumnya," kata Rustam.

Susahnya, memang pendataan yang dilakukan bukanlah melakukan penjaringan dari rumah ke rumah. Karena, memang itu sangat rumit dilakukan, sehingga Dinkes hanya menunggu laporan dari masyarakat kepada pihak kesehatan, atau ketika penderita baru menjalani pengobatan medis dan lain sebagainya.

"Dari data yang kami peroleh, bisa jadi masih ada beberapa penderita lama belum terdata atau ada warga yang lain yang berpotensi menjadi penderita baru," tuturnya.

Oleh karena itu, Dinkes turut mengambil kebijakan sebagai deteksi dini adanya pederita yang tertular penyakit yang belum ditemukan obatnya ini.

Salah satunya dengan melakukan pemeriksaan kepada ibu hamil. Hal ini dinilai efektif, karena sekaligus dilangsungkannya proses pengecekkan kehamilan. Latar belakang penyakit yang memang dapat dikatakan mencoreng muka ini memang susah dideteksi, makanya Dinkes mengambil kebijakan seperti itu.

"Satu-satunya kendala menemukan penderita penyakit menular yang ini, karena latar belakang dari penyakit itu sendiri," papar Rustam

Oleh karena itu, sosialisasi terus menerus agar semakin cepat untuk mengambil tindakan medis terus digencarkan Dinkes Tanjungpinang.

"Paling tidak dengan pengobatan yang cepat dan tepat mampu memperpanjang harapan hidup dan menekan angka penularan," kata Rustam.

Editor: Udin