Listrik Berpotensi Target Serangan Teroris

Geografis Kepri Untungkan Teroris Lakukan Serangan ke Negara Tetangga
Oleh : Hadly
Kamis | 01-12-2016 | 16:02 WIB
KaBNPT1.jpg

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Suhardi Alius. (Foto: Hadly)

BATAMTODAY.COM, Batam - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Suhardi Alius mengatakan kondisi geografis Kepri yang berdekatan dengan sejumlah negara menguntungkan jaringan teroris untuk lakukan serangan.

 

"Di Batam beberapa waktu lalu juga dilakukan penangkapan saat merencanakan aksi di Singapura. Beruntung segera diketahui dan bisa diamankan. Dulu Batam juga menjadi transit orang-orang yang akan berangkat ke Suriah untuk bergabung dengan terorisme," kata Suhardi Alius, Rabu (1/12/2016) usai membuka Rapat Sosilisasi Opersonal Prosedur Penanganan Aksi Terorisme pada Objek Vital Nasional Sektor Ketenagalistrikan di Hotel Alium, Jodoh, Batam.

Ia menuturkan, terorisme tidak hanya menjadi ancaman Indonesia, tapi sudah menjadi ancaman dunia. Kondisi geografis Kepri yang juga menguntungkan mereka patut dijaga bersama melalui sinergifitas oleh semua semua instansi bersama masyarakat.

"Oleh sebab itu membangun kepedulian semua pihak sangat penting agar sel-sel terorisme tidak tumbuh berkembang. Kalau ada gerakan tidak lazim masyarakat harus segera laporkan, kepedulian masyarakat sangat membantu untuk pencegahan. Jangan hanya menyerahkan pada aparat keamanan," kata Suhardi.

Kegiatan tersebebut dihadiri Kapolda Kepri Brigjen Pol Sam Budigusdian beserta sejumlah jajaran pejabat utama Polda Kepri, Kabinda Kepri, Wakil Wali Kota Batam, Bakamla, perwakilan PLN dan lainnya.

Melalui sosalisasi ini, tambahnya, BNPT berharap akan tercipta sinergitas antara berbagai lembaga untuk penanganan terorisme khususnya pada objek vital dalam sektor kelistrikan. Sehingga dikerdilkan adanya SOP penanganan untuk menjegah aksi terorisme.

"Saat ini aktifitas masyarakat sangat tergantung listrik, jika terganggu maka semua kegiatan juga akan lumpuh. Bayangkan jika listrik diserang. Apalagi Batam kawasan industri, seluruh kegiatan akan terhenti. Masyarakat yang merasakam dampaknya," ujarnya.

Editor: Yudha