Sambut May Day, Kapolda Kepri Berharap Semua Pihak Bersatu
Oleh : Hadli
Sabtu | 30-04-2016 | 08:12 WIB
kapoldadanstokholder29.jpg

Pertemuan Kapolda Kepri Brigjen Pol Sam Budigusdian dengan para stake holder Kota Batam menyambut May Day. (Foto: Humas Polda Kepri)

BATAMTODAY.COM, Batam - Kapolda Kepri Brigjen Pol Sam Budigusdian berharap, dalam menyambut May Day, 1 Mei 2016, ada perbaikan antara buruh, investor dan pemerintah. Sehingga, akan tercipta kemakmuran di Kepri, khususnya Batam. 

 

"Seluruh stake holder diharapkan harus selalu solid dan pro aktif untuk bersama-sama secara rutin melakukan upaya penyelesaian permasalahan-permasalahan perburuhan, sehingga pertumbuhan industri di Provinsi Kepri, khususnya Kota Batam, terus meningkat dan dapat daya tarik dari investor datang ke Batam," ujar Kapolda, Jumat (29/4/2016).

Stake hoder yang dimaksud, meliputi Badan Pengusahaan (BP) Batam, Pemko Kota Batam, Pemerintah Provinsi Kepri, Kadin, Asosiasi Pengusaha Indonesia, pemerintah daerah, dan BSOA (Batam Shipyard and Offshore Assosiation) serta Himpunan Kawasan Industi dan lainnya.

Selain itu, Kapolda Kepri Brijen Pol Sam Budigusdian, juga berpesan untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibnas). Ada enam poin yang disampaikan Kapolda. Yaitu:

Pertama, Kapolda berpesan terus tingkatkan komunikasi yang baik khususnya antara manajemen perusahaan dengan karyawan atau buruh agar terciptanya suasana kerja yang nyaman dan aman serta saling menguntungkan.

Lakukan koordinasi rutin antara manajemen, Buruh, serikat pekerja, Disnaker, Polri dan Instansi terkait untuk membahas solusi permasalahan-permasalahan perburuhan.

Terus lakukan peningkatan motivasi kerja kepada karyawan melalui kegiatan seminar, diskusi panel, pelatihan, Family Gathering dan kegiatan-kegiatan positif lainnya sehingga diharapkan dapat meningkatkan kualitas dan semangat kerja karyawan.

Selanjutnya, setiap perusahaan agar dapat memanfaatkan peran security internal atau satpam untuk melakukan upaya pencegahan saat terjadi sweeping atau unjuk rasa, untuk itu gunakan satpam yang berbadan hukum resmi sehingga kualitas dan kemampuan satpam dapat diandalkan.

Lengkapi CCTV dan alat-alat keamanan lainnya untuk mengantisipasi saat terjadi aksi anarkis atau pelanggaran hukum sehingga dapat dijadikan alat atau bukti petunjuk dalam proses penegakkan hukum.

Terakhir, Kapolda Kepri meminta untuk menghindari Under Estimate dan pro aktif dalam memberikan informasi kepada pihak kepolisian tentang rencana kegiatan saat May Day untuk antisipasi adanya perubahan rencana awal sehingga dapat segera dilakukan langkah kepolisian agar tidak berkembang menjadi gangguan kamtibmas.

Editor: Dardani