Ditanya Soal Pembiaran Prostitusi Asing, Imigrasi Batam Berdalih Sibuk
Oleh : Romi Candra
Rabu | 07-10-2015 | 16:41 WIB
lokalisasi-2.jpg
Ilustrasi prostitusi asing di Batam. (Foto: Dok Batamtoday.com)

BATAMTODAY.COM, Batam - Adanya indikasi pembiaran yang dilakukan Imigrasi Tipe B Batam terkait maraknya bisnis prostitusi yang menyediakan Pekerja Seks Komersial (PSK) asing, tampakny memang benar adanya. 

Terbukti, saat BATAMTODAY.COM mengkonfirmasi masalah ini, Kabid Pengawasan dan Penindakan Kantor Imigrasi Kelas 1 Khusus Batam, Rafli, yang mulanya menjawab telepon dengan ramah, langsung mengelak saat ditanya terkait pengawasan yang dilakukan terhadap maraknya PSK asing ini.

Dari basa basi, Rafli akhirnya mengelak dengan mengatakan dirinya saat ini sedang bersama tamu dari Kementrian Hukum dan HAM (Kemenkumham). "Sekarang lagi sama tamu dari Kemenkumham. Jadi gimana, apakah ada yang mau dikonfirmasi?," ungkapnya, Rabu  (7/10/2015) sore.

Kemudian setelah diterangkan terkait maraknya PSK asing dan bagaimana proses pengawasan,  tiba-tiba Rafli langsung menjawab sekarang sedang sibuk karena ada tamu.

"Saya lagi ada tamu, kebetulan sedang sibuk. Langsung saja ke anggota saya, Hamdan, Bagian Pengawasan," ujarnya langsung mematikan telepon.

Sementara Hamdan, saat dihubungi BATAMTODAY.COM melalui sambungan telepon setali tiga uang, tak mau angkat ponsel. Bahkan sms yang dikirim juga belum dijawab.

Berita sebelumnya, tempat-tempat hiburan malam yang ada di Batam, seperti Pub atau Room KTV, ternyata tidak hanya menyediakan wanita penghibur yang lebih dikenal dengan sebutan 'PR' lokal saja. Malahan, PR atau wanita yang dipekerjakan ebagai Pekrja Seks Komersial (PSK) tersebut banyak didatangkan dari negara tetangga, seperti Vietnam, Thailand dan Tiongkok.

Hasil investigasi yang dilakukan BATAMTODAY.COM, saat ini para wanita penghibur impor itu, dihadirkan di KTV Billiar Center, M2, I Hotel, S Hotel dan beberapa tempat lainnya. Informasi yang didapat, germo atau mami para wanita asing ini berinisial Am.


Editor: Dardani