REI Minta Regulasi Perizinan Harus Dipangkas untuk Tingkatkan Investasi Properti
Oleh : Roni Ginting
Kamis | 24-09-2015 | 12:28 WIB
eddy_hussy.jpg
Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Real Estate Indonesia (REI), Eddy Hussy. (Foto: Istimewa)

BATAMTODAY.COM, Batam - Salah satu konsentrasi dari paket kebijakan ekonomi Presiden Joko Widodo untuk menstabilkan perekonomian domestik adalah bidang properti.

Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Real Estate Indonesia (REI), Eddy Hussy mengatakan bahwa pemerintah memberikan perhatian sangat tinggi di bidang properti.

"Sangat berterima kasih kepada bapak Presiden, salah satu kebijakan ekonomi adalah property sebagai bentuk perhatian ke sektor ini," kata Eddy Hussy saat pembukaan REI Expo Batam di Mega Mall Batam Center, Rabu (23/9/2015).

Lanjutnya, semua pihak sangat mendukung guna mendorong program ini bisa berjalan sehingga investasi berjalan dengan baik. Salah satunya dengan memangkas regulasi perizinan yang tidak relevan.

"Deregulasi perizinan harus jadi komitmen semua pihak untuk meningkatkan investasi," terang Eddy Hussy.

Untuk mewujudkan hal tersebut, DPP REI selalu berkordinasi dengan semua pihak atau instansi terkait.

"Sebentar lagi akan keluar keputusan pemerintah dalam penyederhanaan izin. Jadi Izin bukan diperbanyak, harus disederhanakan. Ini terobosan yang sangat baik agar pembangunan di daerah berjalan dengan baik," ujarnya.

Selain itu, lanjutnya, Pemerintah dan REI terus mendorong pembangunan rumah untuk masyarakat berpenghasilan rendah dengan program sejuta rumah.

"Program sejuta rumah, pemerintah memberikan perhatian tinggi, program ini sangat luar biasa dan sudah terbangun 250 ribu unit di seluruh Indonesia," kata Eddy Hussy.

Editor: Dodo