Diduga Terobos Lampu Merah, Mobil Patroli Sabhara Polda Kepri Tabrak Pemotor Hingga Tewas
Oleh : Romi Chandra
Selasa | 22-09-2015 | 16:42 WIB
beat-mualim.jpg
Motor milik Mualim yang remuk usai dihantam mobil patroli polisi di Simpang Jam saat diamankan di Mapolresta Barelang. (Foto: Romi/BATAMTODAY.COM)

BATAMTODAY.COM, Batam - Mualim, seorang guru mengaji di salah satu pesantren Kelurahan Patam Lestari, meninggal setelah mengalami kecelakaan. Ia diketahui bertabrakan dengan mobil patroli polisi di Simpang Jam, Sabtu (19/9/2015), sekitar pukul 23.00 WIB.

Informasi yang didapat, Mualim sempat dilarikan ke Rumah Sakit Awal Bros, untuk upaya penyelamatan. Namun nyawanya tidak tertolong. Sementara sepeda motor Honda Beat merah BP 2246 GC yang dia kendarai sudah diamankan di Mapolresta Barelang.

Menurut keterangan saksi di lokasi, Rn, kejadian tersebut berawal saat Mualim yang berhenti di lampu merah arah dari Batam Center. Begitu lampu hijau, dia yang berada paling depan langsung melaju ke arah Tiban.

Namun dari jalan arah Kepri Mall menuju Batuampar, mobil patroli Sabhara Polda Kepri melaju kencang. Mobil tersebut berusaha menerobos lampu yang semula hijau dan sudah menjadi merah.

Akibatnya, Mualim sepeda motor Mualim ditabrak dan juga terseret. "Mobil polisi itu melaju kencang menerobos lampu merah yang semula hijau. Saya lihat pengendara motor (Mualim) juga sudah melaju karena lampu dari arahnya sudah hijau," kata Rn saat ditelepon pewarta, Selasa (22/9/2014) siang.

Ia mengaku juga sudah diperiksa polisi untuk dimintai keterangan terkait kejadian tersebut. Di dalam mobil patroli tersebut, terdapat tiga orang anggota polisi dari Polda Kepri.

Saat ini, jenazah Mualim sudah dimakamkan pihak keluarganya. Sementara informasi terakhir yang didapat, anggota polisi yang menabrak korban tersebut masih diperiksa Propam.

Kapolresta Barelang, Komisaris Besar Asep Safrudin saat ditanya, pihaknya sudah melakukan olah TKP usai kejadian. "Kita masih melakukan cek saksi dan alat bukti. Belum bisa kita tentukan siapa yang bersalah, karena keterangan saksi satu dengan yang lainnya masih bertolak belakang," kata Asep.

Pantauan di Mapolresta Barelang, sepeda motor yang dikendarai Mualim mengalami rusak parah pada bagian depan dan samping kiri motor. Diduga, Mualim mendapat terjangan sangat keras dari mobil patroli sehinggga menyebabkan kondisinya kritis dan akhirnya meninggal dunia.

Editor: Dodo