DPRD Batam Desak Pemko Segera Tertibkan Panti Pijat di Simpang Basecamp
Oleh : Ahmad Rohmadi
Sabtu | 12-09-2015 | 12:10 WIB
nyanyang.jpg
Ketua Komisi I DPRD Batam Nyanyang Haris Pratimura

BATAMTODAY.COM, Batam - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Batam mendesak Pemerintah Kota (Pemko) Batam untuk segera menertibkan panti pijat di kawasan Sagulung, tepatnya di Simpang Basecamp.

Ketua Komisi I DPRD Batam Nyanyang Haris Pratamura mengatakan bahwa keberadaan panti pijat di kawasan tersebut memang sudah meresahkan warga.

Sebelumnya, dia akui memang pernah melakukan rapat dengar pendapat terkait hal itu namun rekomendasi yang diberikan kepada Pemko Batam untuk menertibkan tak kunjung dijalankan.

"Kemarin kita sudah rekomendasi untuk tertibkan karena sampingnya kan sekolah dan masjid, tapi ternyata tak dijalankan" kata Nyanyang, Sabtu (12/9/2015).

Hal senada juga disampaikan Sekretaris Komisi I Ruslan Ali Wasyim bahwa memang sudah banyak warga di sekitar kawasan tersebut mengeluhkan keberadaan panti pijat. Dia akan meminta Pemko Batam yang dalama hal ini BPM-PTSP dan juga Satpol PP untuk segera menertibkan usaha yang diketahui banyak tak berizin tersebut.

"Kita sekarang masih ada agenda pembahasan perubahan APBD, tunggu itu selesai baru kita kemungkinan juga akan turun ke sana," kata Ruslan.

Berita sebelumnya, keberadaan panti pijat tanpa izin tumbuh subur di kawasan Sagulung. Seperti yang terlihat di Ruko Batuaji Center Park atau tepatnya di Simpang Basecamp, Kecamatan Sagulung keberadaan panti pijat ini buka praktik di tengah permukiman warga dan dekat dengan sekolah serta tempat ibadah.

"Hal ini kita sudah bicarakan ke DPRD Batam melalui rapat dengar pendapat (RDP) beberapa bulan yang lalu. Mereka menegaskan kalau yang tidak mengantongi perizinan untuk tidak beroperasi. Tapi, nyatanya sekarang masih kok. Belasan panti pijat yang di Simpang Basecamp itu rata-rata tidak punya izin masih operasi. Ada apakah, yang kita pertanyakan. Atau sengaja dibiarkan lantaran ada oknum yang 'bermain'," kata DM Chandra, salah satu tokoh masyarakat Sagulung kepada pewarta di kediamannya.

Editor: Dodo