Jarak Pandang Penerbangan Batam Turun Jadi 2.000 Meter
Oleh : Hadli
Kamis | 03-09-2015 | 17:15 WIB
suwarso_hang_nadim.jpg
Suwarso, Kepala Bagian Umum Bandara Hang Nadim Batam.

BATAMTODAY.COM, Batam - Jarak pandang penerbangan di Bandara Hang Nadim Batam turun dari rata-rata di atas 5.000 meter akibat kabut asap kiriman dari Sumatra daratan dalam beberapa hari terakhir. 

"Jarak pandang sekarang 2.000 meter, di bawah rata-rata," ujar Suwarso, Kepala Bagian Umum Bandara Hang Nadim Batam, Kamis (3/9/2015). 

Namun demikian, katanya, walaupun kabut asap masih menyelimuti Batam, penerbangan dari Hang Nadim Batam masih tergolong aman. "Hingga saat ini masih aman," tutur Suwarso kembali. 

Dalam beberapa hari ini, gangguan penerbangan dari beberapa daerah berdampak pada penerbangan di bandara ini. Keterlambatan dan pembatalan tujuan Batam dan penerbangan ke wilayah yang mengalami gangguan asap. 

"Rata-rata memang karena bandara tujuan jarak pandangnya sangat terbatas. Bukan karena kondisi di Hang Nadim Batam," kata dia kembali.

Keterlambatan penerbangan, tambahnya masih bisa diatasi dikarenakan Bandara Hang Nadim Batam memiliki landas pacu hingga 4,025 kilometer, beroperasi selama 24 jam serta sudah memiliki sistem pemandu untuk pesawat-pesawat yang akan mendarat dalam kondisi cuaca buruk atau jarak pandang yang terbatas.

"Kendala terjadi kalau masalah yang dihadapi terkait alam. Tapi masih bisa teratasi karena Hang Nadim beroperasi 24 jam. Jadi penerbangan bisa lancar," kata Suwarso.

Editor: Dodo