KEK Galangbatang, Harapan Baru Meningkatkan Perekonomian Bintan
Oleh : Harjo
Jum\'at | 13-10-2017 | 14:14 WIB
penetapan-Galang-Batang-jadi-KEK1.gif
Penetapan Galang Batam menjadi KEK. (Foto: Dok Batamtoday.com)

BATAMTODAY.COM, Bintan - Kawasan Ekonomi khusus (KEK) Galang Batang seluas 2.590 hektar yang dikelola PT Bintan Alumina Indonesia diharapkan bisa memberikan dampak yang lebih positif terhadap perekonimian Bintan.

"KEK Galangbatang Bintan, memang sudah lama diimpikan, salah satunya akan membangun pabrik pengolahan dan pemurnian (smelter) untuk pertambangan. Hendaknya kawasan ini menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di Bintan khususnya dan umumnya," harap Andi Masdar Paranrengi tokoh masyarakat Bintan kepada BATAMTODAY.COM, di Tanjunguban, Jumat (13/10/2017).

Andi menurutkan, sebelum terbentuknya KEK Galangbatang, di Bintan juga sudah ada Kawasan Industri Bintan (KIB) Lobam. Namun kondisinya saat ini sedang sulit. Bahkan beberapa tahun terakhir, beberapa perusahaan hengkang.

"Artinya munculnya kawasan baru di Bintan jelas sebuah harapan masyarakat, agar perekonomian Bintan bisa semakin lebih baik. Masyarakat sangat merindukan peluang kerja yang lebih luas," ujarnya.

Hal serupa juga sangat diharapkan pada kawasan KIB Lobam agar bangkit dari keterpurukan. Apabila kawasan pariwisata Lagoi, ditambah KEK Galangbatang dan KIB Lobam bisa berkembang, akan menciptakan lapangan kerja yang lebih besar.

"Kalau lapangan pekerjaan terbuka luas, maka secara otomatis hal tersebut akan bersampak positif terhadap kemajuan dan perkembangan Bintan yang berujung pada kesejahteraan masyarakat," harapnya.

Bupati Bintan, Apri Sujad belum lama ini mengatakan bahwa Keberadaan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Galang Batang, Kecamatan Gunung Kijang diyakini akan mampu memberikan dampak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi, sektor industri, sektor tenaga kerja dan juga sektor pariwisata di Kabupaten Bintan.

"Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Galang Batang, Kec Gunung Kijang sudah ditandatangani Presiden. Saya yakin, pertumbuhan Sektor Ekonomi, Sektor Industri , Sektor Tenaga Kerja bahkan Sektor Pariwisata akan bergerak naik sendirinya," ujarnya.

Menurutnya, keberadaan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) juga menawarkan sejumlah kemudahan bagi investor mulai dari insentif fiskal, jaminan investasi, kepastian hukum, pelayanan satu atap, hingga pembangunan infrastruktur.

"Akan ada kemudahan investasi di Kawasan Ekonomi Khusus , namun tentunya harus sesuai regulasi dan kewenangan baik Pemerintah Pusat maupun Daerah," ujarnya.

Sementara Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (DPMPTSPTK) Kabupaten Bintan Hasfarizal Handra mengatakan bahwa KEK Galang Batang akan dibangun di kawasan seluas 2.590 Ha dengan nilai investasi berkisar Rp36,3 triliun untuk masa enam tahun. Pengusul dan pengelola dari pembangunan KEK Bintan ini adalah PT. Bintan Alumina Indonesia yang berencana akan membangun pabrik pengolahan dan pemurnian (smelter) untuk pertambangan.

"Alhamdulillah, PP No 42 Tahun 2017 tentang Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Galang Batang, Kec Gunung Kijang sudah ditandatangani. Kalau tidak ada hambatan, rencananya Presiden juga akan meresmikan " ujarnya.

Editor: Yudha


BNN-KEPRI