Galang Batang Bintan Resmi Ditetapkan Sebagai KEK oleh Presiden Jokowi
Oleh : Harjo
Kamis | 12-10-2017 | 18:14 WIB
penetapan-Galang-Batang-jadi-KEK.gif
Hasfarizal Handra, Kepala DPMPTSPTK Bintan saat mengikuti rapat terkait Galang Batang ditetapkan sebagai KEK di Jakarta (Foto: Istimewa)

BATAMTODAY.COM, Bintan - Presiden Joko Widodo menetapkan kawasan Galang Batang, Kecamatan Gunung Kijang, Kabupaten Bintan, sebagai Kawasan Ekomomi Khusus (KEK). Kawasan seluas kurang lebih 2.246 hektar itu ditetapkan menjadi KEK Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 42 Tahun 2017.

Rencananya, Kawasan Ekomomi Khusus (KEK) Galang Batam akan diresmikan Presidin Jokowi dalam waktu dekat ini.

Demikian disampaikan oleh Hasfarizal Handra, Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (DPMPTSPTK) Bintan, kepada BATAMTODAY.COM, Kamis (12/10/2017).

"Dengan sudah ditandatanganinya PP 42 tahun 2017, maka Galang Batang secara resmi sudah menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK)," ungkap Hasfarizal.

Hal tersebut kata Hasfarizal, membuat Galang Batang menjadi salah satu pusat kawasan yang baru dan dengan adanya kawasan ini maka semua berharap, dunia industri dan lainnya bisa semakin berkembang, yang memberikan dampak semakin membaiknya ekonomi masyarakat Bintan.

Walaupun sebelumnya terkait pengajuan Galang Batang menjadi KEK ada kendala, namun dalam perjalanannya semua sudah berhasil diselesaikan.

"Kemarin pas pembentukannya (KEK-red) memang sedikit ada yang mengganjal, namun semua sudah berjalan lancar, saat ini sudah ditetapkan. Artinya ini awal yang baik untuk dunia industri di Bintan," katanya.

Karena Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), kata Hasfarizal, dibangun untuk bisa menarik berbagai jenis industri agar tumbuh dan berkembang. Dinas Penanaman Modal berharap, pembentukan KEK Galang Batang mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi Bintan dan Kepri umumnya. Menggerakkan wilayah sekitarnya dan bahkan bisa berpengaruh secara nasional.

"Selain itu, diharapkan dengan ini mampu menyerap cukup banyak tenaga kerja. Karena sebagai wilayah yang penting untuk pertumbuhan ekonomi, maka KEK merupakan magnet tersendiri bagi investor," ujar Hasfarizal.

Nanti, tambah Hasfarizal lagi, setelah KEK Galang Batang diresmikan, akan ada administrator kawasan menyerupai Badan Pengusahaan Kawasan. Administrator kawasan itu mengurus segala investasi yang ada di dalam area KEK.

"Urusan mencakup berbagai hal, seperti izin ekspor impor dan kegiatan produksi. Kawasan juga dilengkapi layanan perkantoran pendukung seperti layanan Keimigrasian dan pendukung lainnya. Saya yakin KEK ini akan potensial. Kita punya wilayah strategis," tutur Hasfarizal.

Editor: Udin


BNN-KEPRI