Pembangunan Ruang Terbuka Hijau di Batuaji Terkendala Bangunan Liar
Oleh : Yosri Nofriadi
Jum\'at | 29-09-2017 | 13:26 WIB
Camat-batuaji13.gif
Camat Batuaji Fridkalter. (Foto: Yos)

BATAMTODAY.COM, Batam - Rencana Pemko Batam untuk membangun ruang terbuka hijau di Batuaji terkendala dengan lahan yang masih berdiri ratusan bangunan liar dan sampai saat ini belum berhasil ditertibkan.

Camat Batuaji Fridkaler menuturkan, saat ini pihaknya masih berkoordinasi dengan instanasi terkait untuk segera melakukan tahapan sosialisasi kepada penghuni pemukiman liar itu. "Karena belum ada keputusan, jadi untuk sementara belum bisa kami beberkan lokasi pastinya. Takutnya jadi heboh dan menghambat saat penertiban nanti," ujar Fridkalter, Jumat (29/9/2017).

Lahan pemukiman liar yang akan ditertibkan itu dijelaskan Fridkalter cukup luas mencapai satu hektare. Jika wacana tersebut benar-benar direalisasikan ruangan terbuka hijau di Batuaji bisa diatasi dengan baik. "RTH masih minim, paling di Taman Makam Pahlawan (TMP) saja. Lainnya sudah padat dengan pemukiman dan perusahaan," ujarnya.

Selain RTH, untuk wilayah Batuaji juga berencana akan menata ulang pasar Seken Aviari dan lahan penghijauan sebagai ikon pariwisata di kota Batam. Pasar seken aviari rencananya akan ditata rapi dengan membangun taman di sekelilingnya. Bangunan liar yang berada di sekitarnya akan ditertibkan.

"Pasar seken Aviari sudah cukup terkenal dan itu bagus untuk dijadikan ikon di Batuaji. Makanya Pemko berencana akan bangun taman dan mempercantik kawasan pasar itu," kata Fridkalter.

Editor: Yudha


BNN-KEPRI