Buruh FSPMI Batam Sampaikan Aspirasi Nasional
Oleh : Romi Candra
Rabu | 09-08-2017 | 08:00 WIB
demo_spmi_batam.jpg
Panglima Garda Metal yang juga Sekretaris F-SPMI Batam, Suprapto. (Foto: Ist)

BATAMTODAY.COM, Batam - Ratusan buruh yang tergabung dalam Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Batam mendatangi kantor Walikota Batam, Batam Kota, Selasa (8/7/2017). Di tengah guyuran hujan, mereka menyampaikan aspirasi nasional dan isu lokal.

Panglima Garda Metal yang juga Sekretaris F-SPMI Batam, Suprapto menyampaikan aspirasi para buruh Indonesia itu melalui panggung orasi.

"Pak Wali Bangun, kami datang. Ekonomi Batam lesu sekali, banyak pengangguran, kejahatan di mana-mana, kemiskinan meningkat, kebutuhan pokok pun mencekik. Bapak tahu gak, pak?" teriak sang orator di tengah guyuran hujan.

Setelah berorasi, mereka pun ditemui oleh Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad dan Kepala Dinas Tenaga Kerja (Kadisnaker) Batam, Rudi Sakyakirti.

Dalam pertemuan itu, Suprapto menyampaikan 7 tunjutan buruh se-Indonesia dan pernyataan sikap atas kegagalan pemerintah Presiden Jokowi-JK dalam menyejahterakan buruh dan rakyat Indonesia.

"Pertumbuhan ekonomi stagnan di angka 5% per triwulan II 2017, sementara daya beli masyarakat terjun bebas ditunjukan oleh konsumsi rumah tangga yang tumbuh dibawah 5%, akibat Jokowi menerbitkan PP No 78/ 2015 yang membatasi kenaikan upah minimum."

Demikian poin pertama dari 7 tuntutan yang disampaikan Panglima Garda Metal itu.

Sementara itu, menyikapi tuntutan para buruh atas kondisi lokal Batam, Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad berjanji akan melakukan langkah kongkrit. Diantaranya dengan melakukan operasi pasar, untuk menekan harga kebutuhan pokok.

"Pemko Batam juga harus kuat untuk bisa membalancer kebijakan-kebijakan BP Batam yang tidak berpihak ke bidang industri," tutup Suprapto menjawab BATAMOTODAY.COM.

Editor: Dardani


BNN-KEPRI