PKP

Razia Rutin Kodim 0315/Bintan Jaring Tiga Waria di Lapangan Pamedan
Oleh : Roland Aritonang
Minggu | 18-03-2018 | 18:07 WIB
tiga_waria.jpg honda-batam
Inilah tiga waria yang berhasil diamankan Kodim 0315 Bintan dalam razia rutin (Foto: Roland)

BATAMTODAY. COM, Tanjungpinang - Kodim 0315/Bintan melakukan razia rutin untuk mencegah balap liar dan tindakan lainnya yang mengganggu ketertiban masyarakat di sejumlah titik keramaian di Kota Tanjungpinang.

Pada Sabtu (17/3/2018) malam kemarin, selain razia balap liar, Kodim 0315/Bintan juga merazia beberapa waria yang kedapatan mangkal di lapangan Pamedan, Jalan Ahmad Yani Tanjungpinang. Tiga waria diamankan malam itu.

Komandan Kodim 0315/Bintan Letnan Kolonel Infantri Ari Suseno mengatakan, tujuan razia tersebut untuk melakukan pencegahan balap liar yang sering terjadi di beberapa titik, seperti di Jembatan Dompak 1 dan di jalan Basuki Rahmat.

"Sebagaimana diketahui, balap liar yang sering terjadi tentunya sangat meresahkan masyarakat. Untuk itu, kita melakukan razia dalam rangka pencegahan," ujar Ari Suseno, Minggu (18/3/2018).

Sebanyak 10 prajurit Kodim 0315/Bintan diterjunkan dalam razia malam itu. Saat melakukan penyisiran di sejumlah titik rawan, tidak ditemukan pelaku balap liar -yang mayoritas dilakoni anak di bawah umur itu.

"Sepertinya mereka telah mengetahui bakal ada razia. Sehingga malam itu tadi tidak ada ditemui balap liar," kata Dandim Ari Suseno.

Ia juga mengungkapkan, prajuritnya mendapati tiga orang waria yang sedang mangkat di Lapangan Pamedan, yang juga meresahkan masyarakat.

"Kita lakukan pengecekan identitas, lalu kita berikan bimbingan dan arahan serta surat pernyataan untuk tidak melakukan hal tersebut. Setelah itu kita pulangkan," ucapnya

Ia mengimbau kepada seluruh pelaku balap liar yang didominasi para remaja di Tanjungpinang, agar berhenti melakukan hal tersebut. Karena selain merugikan diri sendiri juga mengganggu keselamatan orang lain.

"Agar mereka mencari kegiatan positif lain yang lebih bermanfaat karena masa depan bangsa terutama di Kepri berada di pundak mereka, " pungkasnya

Editor: Surya