Ternyata, Budaya Masyarakat Penyebab Banjir di Jalan Pemuda Tanjungpinang
Oleh : Habibi Khasim
Selasa | 28-11-2017 | 12:38 WIB
Ka-BWS-00.jpg Promo PKP
Kepala BWS kawasan Sumatera wilayah 4, Ismail Widadi. (Dok Batamtoday.com)

BATAMTODAY.COM, Tanjungpinang - Balai Wilayah Sungai Kawasan Sumatera Wilayah 4 yang menangani masalah banjir di Jalan Pemuda, Tanjungpinang, mengaku telah selesai mengerjakan tugas.

Kepala BWS kawasan Sumatera wilayah 4, Ismail Widadi mengatakan, rasio banjir di Jalan Pemuda yang awalnya setinggi 90 cm pada Mei tahun 2016, saat ini telah turun menjadi 10 cm.

Dari hasil survei sejak tahun 2016, ternyata masalah banjir di Jalan Pemuda lebih dominan dikarenakan budaya masyarakat.

Survei itu kata Ismail, dilakukan oleh timnya di kawasan Jalan Pemuda pada tahun lalu. Kata dia, wilayah Pemuda termasuk rawan banjir karena berada di wilayah cekungan. Secara alamiah memang itu kawasan yang menjadi tempat air menampung.

"Tetapi diperparah dengan budaya masyarakat yang lebih dominan kalau saya lihat. Kita ada bukti juga, kita tungguin, dalam beberapa jam sampahnya saja sudah luar biasa," kata Ismail saat diwawancarai di Tanjung Unggat, Senin (27/11/2017).

Untuk itu, Ismail mengajak Pemerintah Kota Tanjungpinang untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang sampah. Pasalnya, memang sampah ini menjadi masalah banjir yang paling dominan.

"Kita serahkan kepada Pemerintah, dan juga masyarakat, karena mengatasi banjir ini garda terdepan adalah masyarakat itu sendiri. Caranya tanggaplah dengan kondisi lingkungan dan utamanya buanglah sampah pada tempatnya," tutur Ismail.

Editor: Gokli


BNN-KEPRI