Pemkab Anambas Minta Kontraktor yang Dapat Proyek Berdayakan Pekerja Lokal
Oleh : Freddy Silalahi
Kamis | 09-08-2018 | 08:40 WIB
pasir_anambas.jpg
Pasir untuk keperluan pembangunan Masjid Agung didatangkan dari luar Anambas menggunakan kapal Tongkang (Foto: Roland)

BATAMTODAY.COM, Anambas - Asisten bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Anambas, Chatarina, mengharapkan para kontraktor pemenang tender proyek memberdayakan pekerja lokal. Hal itu guna untuk meningkatkan perekonomian masyarakat.

"Saya ada dengar kontraktor mendatangkan pasir dari luar daerah. Sah-sah saja, asalkan masyarakat juga diberdayakan. Karena tujuan pembangunan ini untuk meningkatkan perekonomian masyarakat," ujar Chatarina, Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Anambas, Rabu (8/8/2018).

Pengawas lapangan pembangunan Masjid Agung, Syafri mengakui, pihaknya tetap memberdayakan pekerja lokal. Namun untuk kebutuhan pasir di datangkan dari luar Anambas.

"Sebelumnya kita ada membeli pasir dari masyarakat. Tetapi setelah ada asosiasi, harga semakin tinggi. Saya kira dengan ada asosiasi ini semakin memudahkan. Dan sampai sekarang, harga pasir dari asosiasi terlalu tinggi sehingga kita tidak mampu membeli pasir dari Anambas," ujarnya.

Syafri menyinggung, saat ini pihaknya sudah mendatangkan berkisar 6000 metrik ton pasir dari luar Anambas. Menurutnya harga pasir yang didatangkan menggunakan tongkang tersebut lebih murah dibandingkan dari asosiasi tambang pasir di Anambas.

"Kami juga berkoordinasi dengan asosiasi sebelum membeli pasir dari luar daerah. Pada prinsipnya asosiasi ini mengizinkan dan tak keberatan sama sekali. Kita ingin memberdayakan penambang lokal, tetapi selalu terbentur pada harga," jelasnya.

Editor: Surya