Resmikan Sekolah Rakyat, Wali Kota Lis Harap Siswa Dapat Pendidikan Layak
Oleh : Devi Handiani
Selasa | 30-09-2025 | 17:48 WIB
Peresmian-SR.jpg
Peresmian Sekolah Rakyat terintegrasi 33 Kota Tanjungpinang. (Istimewa)

BATAMTODAY.COM, Tanjungpinang - Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah meresmikan Sekolah Rakyat terintegrasi 33 Kota Tanjungpinang, sekaligus pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi 100 siswa untuk tingkat SD, SMP dan SMA yang menempuh pendidikan di Sekolah Rakyat, Selasa (30/9/2025) di Eks SMPN 15, Jalan Borobudur Tanjungpinang.

Wali Kota Lis Darmansyah menyampaikan bahwa Sekolah Rakyat merupakan sekolah berasrama yang 100% gratis dengan jenjang SD, SMP, dan SMA, serta menyediakan fasilitas lengkap, termasuk asrama, ruang kelas, dan layanan kesehatan.

"Program ini dirancang khusus untuk anak-anak dari keluarga miskin ekstrem agar dapat memperoleh pendidikan yang layak dan membuka masa depan yang lebih cerah. Sekolah Rakyat ini bertujuan memberikan pendidikan gratis berkualitas melalui sistem berasrama, yang mencakup jenjang SD, SMP, dan SMA. Program ini tidak hanya fokus pada pendidikan formal, tetapi juga pada penumbuhan karakter, nilai kemandirian, martabat, dan daya juang anak," ujar Lis.

Lebih lanjut, Lis menjelaskan bahwa mulai hari ini akan dilaksanakan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah bagi 100 siswa angkatan pertama Sekolah Rakyat, dimulai jenjang SD, SMP, dan SMA, dan berpesan agar jadikan Sekolah Rakyat ini sebagai rumah sendiri.

"Peresmian Sekolah Rakyat ini akan menjadi awal lembaran baru dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan bagi anak-anak kota Tanjungpinang, khususnya dari keluarga tidak mampu. Terima kasih kami ucapkan kepada Preside Prabowo Subianto, Kementerian Sosial, Forkopimda dan seluruh pihak yang telah mendukung, khususnya kepada orang tua yang telah mempercayakan anaknya menimba ilmu di Sekolah Rakyat terintegrasi kota Tanjungpinang," jelas Lis.

Sekretaris Jenderal Kementerian Sosial RI, Robben Riko menyampaikan sambutan melalui zoom bahwa konsep Sekolah Rakyat yang berbasis asrama sangat tepat untuk mendukung pendidikan berkualitas dan merupakan program prioritas Presiden Prabowo Subianto untuk memberikan akses pendidikan gratis serta berkualitas bagi anak-anak dari keluarga miskin ekstrem dan memutus mata rantai kemiskinan.

"Sekolah Rakyat ini sangat tepat, terutama bagi masyarakat tidak mampu, dan berharap ke depan Sekolah Rakyat dapat dibangun lebih banyak di setiap kabupaten/kota di Kepulauan Riau khususnya dan di Indonesia pada umumnya sehingga manfaatnya bisa dirasakan secara merata. Kami juga mohon bantuan Wali Kota Tanjungpinang untuk terus memantau perkembangan pembangunan Sekolah Rakyat definitif yang akan mulai dibangun pada akhir Oktober 2025," harap Robben.

Lebih lanjut Robben memastikan bahwa anak-anak yang diterima di Sekolah Rakyat tidak hanya akan mendapatkan pendidikan gratis, tetapi juga memicu bantuan sosial bagi keluarga mereka. Intervensi dilakukan melalui Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Langsung Tunai (BLT).

"Maka dalam kesempatan ini saya minta dukungan dan bantuan dari Pak Wali Kota Tanjungpinang untuk memastikan agar orang tua atau wali siswa yang mengemban pendidikan di Sekolah Rakyat agar diberikan bantuan lengkap, baik PKH, BLT maupun bantuan yang diberikan melalui Dana Transfer Spesifik Nonfisik (DTSN), atau Dana Alokasi Khusus (DAK) Nonfisik yang dikelola oleh Kementerian Sosial," ucap Robben.

Saat ini, Sekolah Rakyat terintegrasi 33 kota Tanjungpinang telah menampung 100 siswa untuk jenjang SD, SMP dan SMA untuk angkatan pertama.

Peresmian Sekolah Rakyat Integritas juga dihadiri Wakil Gubernur Kepri, Wakil Wali Kota Tanjungpinang, Ketua DPRD Tanjungpinang, Forkopimda, Sekretaris Daerah Kota, serta seluruh Kepala Perangkat Daerah di lingkungan pemerintah kota Tanjungpinang.

Editor: Yudha