Tanjungpinang Dapat Jatah 300 Rumah Tahun Ini

13-07-2016 | 20:38 WIB

BATAMTODAY.COM, Tanjungpinang - Bantuan rehab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang dikelola oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR) telah berganti nama menjadi Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS). Jumlah bantuan  antara Rp7,5 juta sampai Rp20 juta, tergantung kondisi rumah. Namun hanya 10 Kelurahan pada tahun 2016 ini yang mendapat bantuan tersebut dan masing-masing Kelurahan mendapat 30 rumah untuk direhab.

Kesadaran Masyarakat Tanjungpinang Minim Tuk Buang Sampah pada Tempatnya

13-07-2016 | 20:11 WIB

BATAMTODAY.COM, Tanjungpinang - Walikota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, mengatakan kesadaran masyarakat kota Tanjungpinang untuk membuang sampah pada tempanya dinilai sangat minim. Hal ini terlihat masih banyaknya sampah berserakan, meskipun Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Tanjungpinang sudah menyediakan Bak Sampah. 

Gubernur Kepri Harapkan Peran dan Partisipasi Semua Pihak Sukseskan Festival Bahari Kepri

13-07-2016 | 18:37 WIB

BATAMTODAY.COM, Tanjungpinang - ‎Gubernur Provinsi Kepri, Nurdin Basirun, mengharapkan peran dan partisipasi semua pihak, mulai dari Pemerintah Daerah, instansi terkait dan seluruh masyarakat di Kepri, untuk menyukseskan Festival Bahari Kepri dalam Seal Selat Karimata untuk menjadikan Kepri sebagai Destinasi Wisata Bahari Indonesia dan dunia.

Pemprov Nunggak Rp785 Miliar DBH Pajak Non Migas ke Tujuh Kabupaten dan Kota

13-07-2016 | 17:02 WIB

BATAMTODAY.COM, Tanjungpinang - Lantaran tidak dibayarkan sejak 2014 sampai 2016, Pemerintah Provinsi Kepri menunggak Rp785 miliar kewajiban Dana Bagi Hasil Pajak (DBH-Pajak) Non-Migas ke tujuh kabupaten/kota di Kepri.

Makam Embung Fatimah di Pulau Penyengat Ambruk Tertimpa Pohon

13-07-2016 | 16:38 WIB

BATAMTODAY.COM, Tanjungpinang - Makam Embung Fatimah, salah satu situs bersejarah kebanggaan masyarakat Pulau Penyengat ambruk tertimpa pohon. Menurut Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Tanjungpinang, Juramadi Esram kejadian tersebut telah dilaporkan oleh masyarakat Penyengat beberapa hari yang lalu, sehingga pihaknya tengah mencari solusi untuk memperbaiki makam itu.