PKP

ATB Kembali Tertibkan Sambungan Ilegal di Jodoh dan Kabil
Oleh : Suci Ramadhani
Rabu | 14-03-2018 | 14:50 WIB
atb-putus1.jpg honda-batam
Petugas ATB sedang tertibkan sambungan air ilegal. (Foto: Istimewa)

BATAMTODAY.COM, Batam - Tim ATB kembali menertibkan sambungan ilegal suplai air ATB. Sambungan tersebut ditemukan pada dua lokasi yang berbeda. Yakni, di kawasan Jodoh dan Kabil. Kedua titik sambungan tersebut langsung diputus dan ditutup permanen.

"Dua titik sambungan ilegal telah kami temukan. Sambungan ini diindikasi sudah lama terjadi. Terutama di kawasan Kabil, sambungan pada tapping langsung dan dilas dari pipa steel distribusi ukuran 300 inci," ujar Wisdarman, Supervisor Non Revenue Water (NRW) ATB Selasa (13/3/2018)

Diduga sambungan tersebut kemudian dialirkan ke warga yang berada tidak jauh dari lokasi penyambungan. Sambungan dialirkan melalui pipa PE satu inci yang sengaja dibuat melalui dasar sungai.

"Oknum ini cukup pintar menyambung pipa PE diberi pemberat yang dibenamkan di dasar sungai. Sehingga, tidak kelihatan," lanjut Wisdarman.

Temuan sambungan ilegal yang tidak jauh dari kawasan industri Kabil ini, sudah cukup lama jadi incaran. Namun saat ini baru bisa mendapatkan realisasinya, setelah mendapatkan informasi yang kuat, tim baru turun ke lapangan.

Sambungan ilegal juga ditemukan di kawasan Jodoh, tepatnya di belakang Hotel Majesty. Sambungan air yang diambil dari aliran ruko, dialirkan ke tempat kos-kosan di kawasan sekitar. Temuan adanya sambungan ilegal ini langsung diputus dan ditutup permanen.

"Sambungan yang dialirkan ke kos-kosan ini, sudah kami putus permanen," ujar Wisdarman.

Maraknya tindakan sambungan ilegal ini dapat merugikan pelanggan, karena ini berpengaruh pada suplai air di kawasan tersebut menjadi terganggu.

"Akibat tindakan ini suplai akan berpengaruh kepada pelanggan resmi ATB. Air ke pelanggan bisa tersendat, mengecil bahkan tidak mengalir," ucap Wisdarman.

Setelah mengumpulkan bukti-bukti lengkap, tim terkait ATB akan menindaklanjuti, dan melanjutkan prosesnya kepada tim kepolisian.

Dengan adanya tindakan ilegal ini, tim ATB juga menghimbau kepada seluruh masyarakat agar melaporkan jika menemukan indikasi pencurian air ke kantor pelayanan ATB, atau bisa menghubungi Call Center ATB di 0778-467111.

Editor: Yudha