Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Perhatikan Hal Ini Sebelum Menderek Mobil Anda
Oleh : Redaksi
Sabtu | 11-03-2017 | 09:15 WIB
derek-mobil.jpg Honda-Batam

Derek mobil. (Dok Batamtoday.com)

BATAMTODAY.COM, Jakarta - Mendapatkan bantuan derek saat di kondisi darurat tentu sangat melegakan. Tetapi tahukah Anda, kendaraan penyelamat ini bisa menjadi penyebab kerusakan kendaraan? Ya, dalam menderek kendaraan ternyata tak bisa sembarangan.

 

Menurut Anjar Rosjadi, Technical Service Executive Coordinator Astra Daihatsu Motor (ADM), sebelum menderek kendaraan diperlukan pengetahuan mengenai sistem penggeraknya. Hal ini penting untuk menentukan ban mana yang harus diangkat.

"Harus melihat sistem penggeraknya dulu. Kalau penggerak belakang, yang diangkat bagian belakang. Kalau penggeraknya depan, ya yang diangkat bagian depan," ucap Anjar.

Dengan menggangkat ban yang menjadi penggerak, risiko sistem transmisi berputar dapat terhindar. Apabila sampai berputar, dampaknya pun tak main-main.

"Soalnya kenapa, kalau dibiarkan malah bisa merusak komponennya, mulai dari transmisi bahkan mesin," jelas Anjar.

Bagaimana dengan mobil bertransmisi otomatis? Sama saja. Soalnya, meski mobil bertransmisi otomatis bisa bergerak bebas di posisi netral, bukan berarti sistem transmisinya tidak akan ikut bekerja.

"Apalagi mobil yang transmisi otomatis. Meski dimasukkan gigi netral, tetap saja. Soalnya sistem otomatis itu pakai cairan, tetap saja akan memutar transmisi," ucap Anjar.

"Memang dalam kondisi netral, transmisi otomatis bisa didorong. Seperti saat lagi di parkir pararel. Tapi itu kan kecepatannya rendah, di bawah 10 kilometer per jam. Kalau diderek bisa lebih dari kecepatan itu," terang Anjar.

Lantas bagaimana dengan mobil bertransmisi all-wheel-drive? Anjar menjelaskan bahwa solusinya hanya ada satu, yakni diangkut.

"Kalau yang 4x4 sudah pasti harus digendong. Tidak ada cara lain," jelas Anjar.

Sumber: Otosia.com
Editor: Yudha