Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Api Membubung, Shell Menutup Beberapa Unit Kilang
Oleh : sn
Kamis | 29-09-2011 | 08:55 WIB
bukom_lg.jpg Honda-Batam

Foto: Reuters.

SINGAPURA, batamtoday - Kebakaran Royal Shell Belanda di Pulau Bukom, membuat perusahaan itu menutup beberapa unit kilang dan mengevakuasi staf di kilang besar Singapura tersebut, setelah api membubung selama hampir setengah hari.

Api membakar kilang minyak Shell di Pulau Bukom. Api yang membubung tinggi itu membakar perusahaan minyak berskala besar di dunia itu yang menghasilkan 500.000 barel per hari, pada pukul 01:15 (0515 GMT). Shell pun menutup unit hydrocracking yang membantu membuat bahan bakar solar sebagai ukuran keamanan.

Meski kobaran api tidak sampai mencelakai pekerja, namun Shell telah menutup unit-unit lainnya yang dekat dengan kilang yang terbakar, sebagai tindakan pencegahan. Kobaran api telah merusak ruangan pompa, pipa yang berisi campuran bahan bakar yang digunakan untuk diolah. 
 
"Kebakaran membuat unit pengolahan minyak mentah di pabrik, yang menyumbang lebih dari sepertiga dari total kapasitas penyulingan negara pulau itu, mengakibatkan kapasitas produksi berkurang," kata chairman for Shell Companies in Singapore, Mr Lee Tzu Yang, kepada wartawan seperti dikutip Reuters, Kamis (29/9/2011).