Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Akom Ingin Golkar Kembali Berjaya dan Tak Terpecah Belah
Oleh : Surya
Sabtu | 12-03-2016 | 10:15 WIB

BATAMTODAY.COM, Yogyakarta - Ketua DPR Ade Komarudin (Akom)  yang telah mendeklarasikan diri sebagai bakal calon ketua umum Partai Golkar usai memimpin pembacaan ikrar dukungan DPD se-Indonesia berharap gelaran Munaslub untuk pemilihan ketua umum Golkar bisa jadi momentum rekonsiliasi internal dan alih generasi kepemimpinan.


Akom tak mau Golkar terus terpecah belah dan ingin Golkar kembali berjaya menjadi partai pemenang pemilu.

"Marilah kita kembalikan Partai Golkar ke dalam semangat beringin sejati, seperti pohon beringin rindang di belakang panggung ini. Pohon kokoh yang memberi keteduhan kepada semua pihak dalam suasana yang damai dan saling menghargai," kata Akom dalam pidato politik berjudul 'Satu Golkar untuk Indonesia' di Alun-alun Utara Keraton Yogyakarta, Jumat (11/3/2016) malam.

Akom menegaskan, persatuan di internal Golkar sangat penting untuk eksistensi partai termasuk dalam persaingan politik seperti Pilkada dan Pemilu. "Jika kita bersatu, saya yakin Partai Golkar akan merebut kembali kejayaan yang membanggakan kita semua," sambungnya.

Selain itu, Munaslub menurutnya harus dimanfaatkan sebagai momen peralihan generasi kepemimpinan. Ketum baru nantinya harus bisa membawa kesuksesan Golkar. Baca: Akom Mantap Maju sebagai Caketum dalam Munas Golkar

"Saya dan generasi saya berterima kasih kepada para tokoh dan pimpinan Golkar sebelum ini. Semua tokoh ini telah berbakti sesuai dengan semangat zamannya, membawa marwah partai kita, memberikan yang terbaik di tengah berbagai kendala politik yang mereka hadapi," tutur Akom.

Secara khusus Akom menyampaikan apresiasi dan rasa terimakasihnya dengan menyebutkan sejumlah nama tokoh Golkar seperti Aburizal Bakrie, Jusuf Kalla, Akbar Tandjung, Amir Murtono, Sudharmono hingga Harmoko yang pernah menjadi Ketum Golkar. 

"Kepada mereka semua kita harus berterima kasih. Mereka telah mengukir sejarah, dan kita sekarang harus meneruskan cita-cita mereka. Kita harus menjadikan Partai Golkar sebagai pendorong kemajuan. Kita harus meneruskan karya para pendiri bangsa sejak generasi Bung Karno dan menjadikan kekuatan politik sebagai kekuatan pemersatu seluruh bangsa Indonesia," ujar Akom. 

Dalam deklarasi ini sejumlah kader Golkar hadir di antaranya Tantowi Yahya, Markus Nari, Tb Iman Aryadi, Dewi Asmara, Ketua Golkar DIY Gandung Pardiman, dan Siti Hediati Hariyadi atau lebih dikenal Titiek Soeharto. Hadir pula  MS Hidayat, Ahmadi Noor Supit, Bambang Soesatyo, M. Misbakhun, Sri Sultan Hamengkubuwono X dan Rizal Mallarangeng.

Editor: Surya