Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Ekonomi Kreatif di Kepri Belum Berkembang Maksimal
Oleh : Surya
Senin | 08-06-2015 | 16:12 WIB
Hardi1.jpg Honda-Batam
Ketua Komite III DPD RI Hardi Selamat Hood, Sentor asal Provinsi Kepulauan Riau

BATAMTODAY.COM, Jakarta-Ekonomi kreatif dapat menjadi satu pilihan solusi kegiatan produktif dan menjadi pilihan solusi bagi anak muda untuk turut bersama-sama memajukan bangsa dengan cara yang menyenangkan.


Hal itu disampaikan Ketua Komite III DPD RI Hardi Selamat Hood dalam Laporan Kegiatan di Daerah beberapa waktu lalu.  "Pemerintah dapat mengembangjkan potensi ini melalui Pogram  Pemberdayaan Pemuda Berbasis Ekonomi Kreatif," kata Hardi.

Menurut Hardi, pemuda perlu didorong melalui serangkaian program perencanaan, pelatihan, pemodalan hingga pendampingan untuk mengembangkan sektor ekonomi kreatif sebagai sarana untuk mengaktualisasikan diri mereka demi memajukan bangsa.

Namun pengembangan kerajinan (craft), sebagai salah stu produk ekonomi kreatif di Provinsi Kepri belum berkembang secara maksmimal. Hal itu disebabkan para pengrajin kekurangan akses pemasaran dan permodalan.

"Karena itu, perhatian dari pemerintah pusat untuk mendorong sektor ini dirasakan sangat diperlukan," katanya.

Senator Hardi menilai, pengembangan sumber daya ekonomi kreatif di Kepri belum optimal, baik sumber daya alam maupun sumber daya manusia , antara lain masalah kelanhkaan bahan baku, kurangnya riset bahan baku, kesenjangan antara pendidikan dan industri, serta standarisasi dan sertifikasi yang belum baik.

Disamping itu juga kurangnya perluasan dan penetrasi pasar bagi produk dan jasa kreatif di dalam dan luar negeri, terutama disebabkan oleh kurangnya apresisasi terhadap kreativitas lokal. 

"Juga kurangnya konektivitas jalur distribusi nasional, terkonsentrasinya pasar luar negeri, tingginya biaya promosi, belum diterapkannnya sistem pembayaran online, dan rendahnya monitoring terhadap royalti, lisensi dan hak cipta," kata Anggota DPD RI asal Kepri ini.

Editor : Surya