Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Ganja Obat Efektif Kurangi 400 Kejang Sehari pada Pasien Epilepsi
Oleh : Redaksi
Selasa | 13-01-2015 | 12:22 WIB
pohon_ganja.jpg Honda-Batam
Pohon ganja. (Foto: ABC)

BATAMTODAY.COM - Kelompok dukungan bagi penderita epilepsi mendorong usulan anggota parlemen Ryan Park untuk memberikan akses ke mariyuana medis agar dapat tersedia dengan cepat, mengingat marijuana obat dapat menghentikan kejang pada pasien penderita epilepsi sebanyak 400 kejang sehari.

CEO organisasi Aksi Epilepsi Australia Carol Ireland mengatakan dia menyambut gembira keputusan pemerintah NSW yang akan melakukan ujicoba senilai $9 juta untuk marijuana obat, namun dia meminta agar dihentikannya usulan perubahan secepatnya pada UU Penyalahgunaan dan Perdagangan Obat-obatan yang dicetuskan Partai Buruh NSW.
 
"Ada alasan yang baik untuk melanjutkan uji coba marijuana obat ini, karena ada bukti yang cukup meyakinkan bahwa cannabidiol dapat menghentikan kejang dan memiliki dampak besar pada kualitas hidup penderita epilepsi, memang efek jangka panjangnya  belum diselidiki dan sebagian besar uji coba dilakukan di luar negeri," katanya .
 
Tapi dia ingin agar uji coba ini dilakukan segera, karena bukti awal untuk penggunaan ganja obat dalam pengobatan bentuk agresif dari epilepsi menilai marijuana sebagai obat ajaib.
 
Ireland mengatakan sindrom Dravet, yang dapat menyebabkan hingga 500 kejang sehari, ternyata efektif diobati dengan cannabidiol.
 
"Anda bisa bayangkan efek jangka panjangnya jika kejang sebanyak 500 kali itu terjadi, ditambah lagi dengan efek samping dari pengobatan tradisional lainnya,"
 
"Beberapa anak-anak yang mendapatkan pengobatan marijuana obat bebas dari kejang dan itu sangat sulit diperdebatkan dengan bukti-bukti tersebut,"
 
Dia mengatakan orang tua dan wali dari pasien telah mendapatkan ganja melalui cara ilegal, dan dia khawatir tentang kualitas ganja obat yang mereka dapatkan .
 
Karenanya dengan dibolehkannya percobaan medis ini, para pasien epilepsi akan memiliki akses pada ganja obat yang lebih terpantau dan aman serta dalam lingkungan yang diperbolehkan.
 
Bahan aktif dalam ganja obat - cannabidoil - merupakan bagian non-psikotropika dari tanaman ganja dan tidak menyebabkan penggunanya 'teler'.
 
Ganja obat juga memang biasa diminum ketimbang diasapkan.
 
"Bayangkan jika Anda adalah orang tua dari anak-anak yang mengalami kejang sebanyak 500 kali dalam sehari dan anda mendengar ada obat yang bisa menghentikan kejang itu dan memberikan anak-anaknya kesempatan untuk hidup normal,; kata Ireland.
 
"Jika ganja obat itu diproses dengan standar klinis dan diawasi secara seksama tidak hanya ganja obat itu dapat membantu pasien epilepsi anak tapi juga memungkinkan kita untuk memahami penggunaan obat itu untuk penyakit epilepsi,"
 
Ada 45 jenis epilepsi yang berpotensi dapat diobati dengan marijuana atau ganja obat ini.
 
Pemerintan NSW akan mengupayakan mengimpor marijuana obat itu dari Eropa dan AS atau tidak tertutup kemungkinan juga akan mendirikan perusahaan yang akan menanam sendiri marijuana obat tersebut.

Sumber: ABC Radio Australia