PKP
Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Sepasang Kekasih Dimintai Uang, Tidak Punya, Disuruh Ciuman
Oleh : Alrion/TN
Jum'at | 20-05-2011 | 17:38 WIB
honda-batam

Karimun, batamtoday - Sepasang kekasih nelapor ke Polsek Meral, Karimun, karena telah menjadi korban pemerasan dan perbuatan tidak menyenangkan dari sekawanan pemuda di kawasan pantai Pelawan, Karimun, Kamis, 19 Mei 2011 malam sekitar pukul 23.00 WIB.

Korban, Aminullah alias Rama dengan pacarnya Asri Delita, malam itu sedang menghabiskan malam jumat di bibir pantai duduk-duduk. Tiba-tiba saja datang Zulkarnaen alias Kanai dengan 4 kawanya. Kanai Cs lalu meminta sejumlah uang kepada pasangan kekasih itu.

Karena tidak punya uang, Rama tidak memberikan uang, namun karena Kanai tidak percaya, Kanai lalu memberi bogem mentah ke wajah Rama beberapa kali, sehingga menyebabkan wajah Rama lebam..

Tidak cukup sampai disitu saja, Kanai lalu menyuruh pasangan itu buka baju dan celana, lalu memerintahkan keduanya berciuman. Rama dan Asri yang tidak punya pilihan, karena situasi pantai juga sangat sepi, maka pasangan itu melakukan apa yang diperintahkan Kanai Cs. Kanai bahkan juga meminta Rama agar mencium payudara kekasihnya, dan mengabadikanya di kamera handphone milik Kanai.

"Saya tidak terima perlakuan mereka," kata Rama warga Kampung Suka Damai RT 001/ RW 002 Meral ini kepada petugs ketika memberikan laporan, Jumat 20 Mei 2011.

Kapolsek Meral AKP Mukharom melalui Kanit Reskrim Polsek Meral Iptu Lulix Febyantara ketika dihubugi mengatakan telah meminta keterangan seorang saksi terlapor bernama Dedi Iswandi, terkait kasus pengeroyokan dan penistaan yang dilakukan Kanai Cs, karena skasi ada di tempat kejadian perkara (TKP).

Dedi Iswandi warga Parit Benut Meral, dijemput petugas pagi tadi sekitar pukul 10.45 Wib dari tempat kerjanya.

"Kita belum tetapkan dia (Dedi Iswandi, red) sebagai tersangka statusnya masih sebagai saksi terlapor, karena dia berada di TKP ketika kejadian itu," kata Lulix.

Namun demikian, Polsek Meral, aku Lulix sudah megantungi nama dan ciri-ciri pelaku, dan saat ini sedang diburu.