Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Sepekan Ramadhan, Penukaran Uang di Jakarta Tembus Rp9,47 Miliar
Oleh : Redaksi
Senin | 22-07-2013 | 15:23 WIB

JAKARTA - Menjelang lebaran kebutuhan akan uang tunai dengan mengakses jasa perbankan semakin meningkat. Bank Indonesia (BI) menyatakan hingga Jumat, 19 Juli 2013 lalu atau sepekan lebih dua hari Ramadhan, masyarakat yang melakukan penukaran uang melalui 11 bank yang berlokasi di Monas, Jakarta, telah mencapai Rp9,47 miliar.


Direktur Pengedaran Uang BI, Lambok A Siahaan, mengatakan, kebutuhan uang tunai menjelang lebaran itu mencapai Rp103 triliun. Bahkan, BI memperkirakan kebutuhan penukaran uang tunai akan meningkat menjelang hari lebaran tersebut, dengan alasan banyak masyarakat yang membawa uang kecil ke kampung halamanya.

“Kalau periode 15-19 Juli 2013 itu totalnya mencapai Rp9,47 miliar dengan total penukar sebanyak 4.595 orang," kata Lambok, ditemui saat kunjungan Deputi Gubernur BI Ronald Waas pada kegiatan Layanan Penukaran Uang Pecahan Kecil Bersama 11 Bank, di Monas, Jakarta, Senin (22/7/2013).

Lambok mengatakan, kebutuhan penukaran uang yang berlokasi di Monas, Jakarta sendiri diperkirakan akan mencapai Rp58,4 miliar. Untuk memberikan kemudahan sendiri, BI mengaku bahwa terdapat 60 titik bagi masyarakat Indonesia menukarkan uangnya di industri jasa keuangan yang resmi.

Lebih lanjut Lambok mengatakan, terdapat kenaikan dari permintaan masyarakat akan penukaran uang kecil ini. Secara nasional, telah tumbuh sekitar 20 persen kebutuhan masyarakat yang hendak menukarkan uangnya. Diperkirakan, peningkatan akan terus memuncak mendekati hari raya lebaran.

“Kalau untuk di Jakarta saja kan kita perkirakan Rp58,4 miliar. Terealisasinya Rp9,47 miliar sampai Jumat kemarin. Ya kita lihat memang terjadi peningkatan," ujarnya. (*)

sumber: infobanknews.com