Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

AJI Kecam Penyerangan Kantor Celebes TV Makassar
Oleh : Dodo
Selasa | 25-06-2013 | 10:35 WIB
Massa-SUKA-serang-Celebes-TV-2.jpg Honda-Batam
Massa menyerang Celebes TV. (Foto: celebes online)

MAKASSAR - Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Makassar, Sulawesi Selatan, mengecam keras penyerangan kantor redaksi Celebes TV. Diduga, pelaku penyerangan adalah pendukung salah satu calon wali kota setempat.

Dalam keterangan pers pada Selasa (25/6/2013), Ketua AJI Makassar Gunawan Mashar menegaskan aksi menyerobot masuk ruang siaran saat live adalah bentuk intervensi pada media massa.

"Memaksa masuk dan melakukan kekerasan terhadap narasumber adalah tindakan premanisme," tambah Gunawan. Apalagi, sejumlah peralatan siaran jadi rusak karenanya.

AJI Makassar pun mendesak aparat kepolisian untuk menindak tegas para penyerang.

Puluhan orang yang mengenakan atribut salah satu pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Makassar mengobrak-abrik studio Celebes TV, salah satu TV lokal di Makassar, Senin malam kemarin.

Mereka menyerang dan memukuli salah satu narasumber di acara live  Celebes TV Makassar, di Menara Bosowa, lantai 15. Menurut salah seorang karyawan Celebes TV Makassar, Ahmad, insiden itu terjadi sekitar pukul 20.30 WITA, saat berlangsung diskusi politik yang membahas konstelasi politik menjelang pemilihan Walikota Makassar. Saat itu, program Obrolan Karebosi mengangkat tema "Saling Gembos Noah versus Suka".

Redaksi Celebes TV menghadirkan dua narasumber, yakni kader Golkar Arsyad dan pengamat politik, Firdaus Muhammad. "Tiba-tiba, dari pintu terdengar teriakan massa meneriakkan nama Arsyad," kata Ahmad, yang juga reporter Celebes TV Makassar.

Meski sejumlah karyawan Celebes TV berusaha menghalau, namun massa berhasil masuk hingga ke studio. Beberapa orang dari kelompok itu kemudian mendatangi Arsyad, lalu menendang dan memukulnya. Arsyad yang tak berdaya menghadapi kepungan massa hanya bisa duduk di lantai sambil berupaya mempertahankan diri sebisanya.

Massa tak hanya menyerang Arsyad, tetapi juga mengobrak-abrik studio Celebes TV. Sejumlah properti rusak. "Clip on yang digunakan Arsyad juga rusak," tambah Ahmad.

Sumber: viva.co.id