Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Kelulusan Diumumkan 30 Juni 2026

Peminat PTKIN 2026 Meningkat, Lebih dari 111 Ribu Peserta Finalisasi UM-PTKIN
Oleh : Redaksi
Senin | 29-06-2026 | 13:48 WIB
ptkin-2026.jpg Honda-Batam
Sidang Kelulusan UM-PTKIN 2026 yang digelar di Jakarta, Sabtu (27/6/2026). (Kemenag)

BATAMTODAY.COM, Jakarta - Panitia Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PMB PTKIN) 2026 mencatat peningkatan signifikan jumlah peserta yang melakukan finalisasi pendaftaran Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UM-PTKIN). Tahun ini, jumlah peserta yang menyelesaikan proses finalisasi mencapai 111.353 orang atau bertambah hampir 9.000 peserta dibandingkan tahun sebelumnya.

Ketua Panitia Nasional PMB PTKIN 2026, Prof Abd Aziz, mengungkapkan capaian tersebut dalam forum Scoring dan Sidang Kelulusan UM-PTKIN 2026 yang digelar di Jakarta.

Berdasarkan data panitia, sebanyak 142.836 calon mahasiswa telah membuat akun pendaftaran. Dari jumlah tersebut, 118.524 peserta memilih program studi dan 111.353 peserta berhasil menyelesaikan proses finalisasi.

Prof Abd. Aziz menjelaskan, tren kenaikan jumlah peserta yang melakukan finalisasi terus terjadi dalam tiga tahun terakhir. Pada 2024, jumlah peserta yang menyelesaikan proses finalisasi tercatat sebanyak 95.321 orang, meningkat menjadi 102.445 peserta pada 2025, dan kembali melonjak pada 2026.

"Angka finalisasi tahun ini menunjukkan grafik pertumbuhan yang sangat konsisten jika dibandingkan dengan dua tahun sebelumnya. Ini membuktikan bahwa PTKIN semakin kompetitif dan memikat bagi lulusan SMA, MA, SMK, maupun pesantren," ujar Prof Abd Aziz di Jakarta, Sabtu (27/6/2026).

Ia menambahkan, panitia saat ini tengah menyelesaikan proses penilaian akhir sebelum hasil seleksi diumumkan kepada seluruh peserta.

Pengumuman kelulusan UM-PTKIN 2026 dijadwalkan berlangsung pada 30 Juni 2026 pukul 15.00 WIB melalui laman resmi https://pengumuman-um.ptkin.ac.id/.

Sementara itu, Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan bahwa Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri memiliki peran strategis, tidak hanya sebagai lembaga pendidikan tinggi, tetapi juga sebagai institusi yang mengemban misi dakwah dan pembentukan karakter bangsa.

Menurutnya, proses penerimaan mahasiswa baru merupakan investasi jangka panjang dalam menyiapkan generasi penerus yang unggul, berintegritas, dan memiliki semangat moderasi beragama. "Proses penerimaan mahasiswa baru adalah gerbang awal. Dari sinilah kita menyaring calon-calon pemimpin masa depan yang tidak hanya cerdas secara akademik dan menguasai teknologi, tetapi juga memiliki integritas moral yang kokoh serta komitmen kuat terhadap nilai-nilai moderasi beragama," kata Nasaruddin Umar di hadapan para rektor dan ketua PTKIN se-Indonesia.

Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama, Prof. Amien Suyitno, turut mengapresiasi keberhasilan transformasi digital dalam pelaksanaan UM-PTKIN. Menurutnya, pemanfaatan teknologi informasi dan sinergi antarkampus telah meningkatkan kualitas penyelenggaraan seleksi sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap PTKIN.

"Kepercayaan masyarakat adalah aset tertinggi kami. Integritas seleksi yang profesional, objektif, dan akuntabel menjadi kunci utama mengapa institusi PTKIN kian diminati sebagai destinasi pendidikan tinggi utama di Indonesia," tegas Amien Suyitno.

Peningkatan jumlah peserta UM-PTKIN 2026 menjadi indikator semakin besarnya minat lulusan sekolah menengah untuk melanjutkan pendidikan di lingkungan PTKIN. Capaian tersebut sekaligus mencerminkan meningkatnya kepercayaan publik terhadap kualitas pendidikan tinggi keagamaan Islam di Indonesia.

Editor: Gokli