Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Tim MCH Daker Madinah Pimpin Apel Pagi Petugas Haji
Oleh : Saibansah
Senin | 15-06-2026 | 21:08 WIB
Tim-MCH-Madinah.jpg Honda-Batam
Kepala Seksi MCH Daker Madinah, Ranita Erlanti Harahap, bertindak sebagai inspektur upacara. (Foto: MCH PPIH Arab Saudi 2026)

BATAMTODAY.COM, Madinah - Suasana berbeda mewarnai apel pagi petugas haji di Daerah Kerja (Daker) Madinah, Minggu (14/6/2026). Untuk pertama kalinya, seluruh rangkaian pelaksanaan apel, mulai dari komandan upacara hingga inspektur upacara, dipimpin oleh tim Media Center Haji (MCH).

Kepala Daker Madinah, Khalilurrahman, mengapresiasi inisiatif tersebut. Menurut dia, keterlibatan tim MCH dalam memimpin apel memberikan nuansa baru sekaligus menunjukkan kemampuan lintas fungsi yang dimiliki para petugas haji.

"Ini menjadi pengalaman pertama, di mana pelaksanaan apel pagi sepenuhnya diambil alih oleh teman-teman MCH," ujar Khalilurrahman usai apel.

Ia menilai tim MCH mampu menjalankan tugas dengan baik meskipun memiliki waktu persiapan yang relatif singkat. Keberhasilan tersebut, kata dia, menjadi bukti pentingnya koordinasi yang solid dan kesiapan personel dalam menjalankan berbagai tugas pelayanan selama operasional haji.

Khalilurrahman berharap langkah yang dilakukan tim MCH dapat menjadi motivasi bagi petugas dari sektor layanan lainnya, seperti akomodasi, konsumsi, dan transportasi, untuk turut berpartisipasi dalam memimpin kegiatan apel.

Menurut dia, seluruh petugas memiliki kapasitas yang sama karena telah mengikuti pelatihan intensif sebelum diberangkatkan ke Arab Saudi.

"Semua petugas dari berbagai sektor sebenarnya memiliki kemampuan untuk menjadi petugas apel. Yang dibutuhkan adalah kemauan dan kesiapan, terlebih mereka telah mendapatkan pembekalan selama masa pelatihan sebelum bertugas," katanya.

Pada kesempatan tersebut, Kepala Seksi MCH Daker Madinah, Ranita Erlanti Harahap, bertindak sebagai inspektur upacara. Dalam arahannya, ia mengingatkan seluruh petugas agar tetap menjaga semangat dan kualitas pelayanan menjelang berakhirnya operasional haji di Madinah.

Ranita menekankan bahwa fase akhir pelaksanaan ibadah haji menjadi periode yang sangat penting karena kualitas pelayanan hingga akhir masa tugas akan menentukan keberhasilan penyelenggaraan secara keseluruhan.

Ia mengibaratkan tugas petugas haji seperti pelari yang mendekati garis finis. Menurutnya, menjelang akhir perlombaan, semangat dan kecepatan justru harus semakin ditingkatkan untuk memperoleh hasil terbaik.

Karena itu, ia mengajak seluruh petugas untuk terus memperkuat kebersamaan, menjaga motivasi, dan meningkatkan kinerja dalam memberikan pelayanan kepada jemaah hingga seluruh rangkaian operasional haji selesai dilaksanakan.

Editor: Dardani