Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Indonesia-UEA Perkuat Kerja Sama Investasi, Ketahanan Pangan dan Infrastruktur
Oleh : Redaksi
Senin | 15-06-2026 | 11:08 WIB
airlangga-salem.jpg Honda-Batam
Menko Airlangga Hartarto dengan Duta Besar UEA untuk Indonesia, Abdulla Salem Al Dhaheri di Jakarta, Rabu (10/6/2026). (Kemenko Perekonomian)

BATAMTODAY.COM, Jakarta - Pemerintah Indonesia dan Uni Emirat Arab (UEA) kembali menegaskan komitmen untuk memperkuat kemitraan ekonomi strategis melalui peningkatan investasi, penguatan ketahanan pangan, serta pengembangan infrastruktur. Komitmen tersebut mengemuka dalam pertemuan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dengan Duta Besar UEA untuk Indonesia Abdulla Salem Al Dhaheri di Jakarta, Rabu (10/6/2026).

Pertemuan tersebut juga dihadiri Chief Strategy Officer (CSO) Louis Dreyfus Company (LDC), Thomas Couteaudier. Agenda pembahasan berfokus pada penguatan hubungan ekonomi bilateral yang selama ini terus berkembang positif dan menjadi salah satu pilar kerja sama kedua negara.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan Indonesia menyambut baik komitmen UEA dan pelaku usaha global untuk memperluas investasi di Tanah Air, khususnya pada sektor-sektor yang mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.

"Indonesia menyambut baik komitmen UEA dan pelaku usaha global seperti Louis Dreyfus Company untuk memperluas kerja sama ekonomi di Indonesia. Kami mendorong peningkatan investasi yang mendukung hilirisasi, ketahanan pangan, dan penguatan rantai pasok nasional," ujar Airlangga.

Airlangga menegaskan bahwa UEA merupakan salah satu mitra strategis Indonesia di kawasan Timur Tengah. Karena itu, implementasi Indonesia-United Arab Emirates Comprehensive Economic Partnership Agreement (I-UAE CEPA) diharapkan mampu meningkatkan arus perdagangan dan investasi antara kedua negara.

Di sisi lain, Duta Besar UEA untuk Indonesia Abdulla Salem Al Dhaheri menyampaikan apresiasi atas hubungan bilateral yang terus menunjukkan perkembangan positif. Menurutnya, Indonesia memiliki posisi penting dalam strategi ekonomi UEA di kawasan Asia Tenggara.

"UEA melihat Indonesia sebagai mitra penting di Kawasan Asia Tenggara dan terbuka untuk memperluas kolaborasi di berbagai sektor ekonomi," kata Abdulla.

Dalam pertemuan tersebut, Airlangga juga menegaskan dukungan pemerintah terhadap keberlangsungan dan ekspansi bisnis perusahaan-perusahaan asal UEA yang beroperasi di Indonesia. Salah satunya adalah Louis Dreyfus Company (LDC), perusahaan agribisnis global yang telah beroperasi di Indonesia selama lebih dari dua dekade.

Selain membahas investasi sektor swasta, kedua pihak juga menyoroti sejumlah proyek strategis. Abdulla mengungkapkan bahwa Abu Dhabi Export (ADEX) telah menyatakan komitmen investasi yang difokuskan pada penguatan ketahanan pangan nasional. Langkah tersebut dinilai mencerminkan kepercayaan UEA terhadap potensi sektor pangan dan agribisnis Indonesia.

Tak hanya itu, Abu Dhabi Ports (ADP) juga menyatakan kesiapan untuk mendukung pengembangan infrastruktur transportasi di Indonesia. Dukungan tersebut diwujudkan melalui rencana pelaksanaan studi kelayakan pengembangan bandar udara di Bali.

Pemerintah Indonesia dan UEA sepakat untuk terus menjaga komunikasi yang intensif guna memastikan seluruh komitmen kerja sama dapat direalisasikan secara efektif. Kedua negara juga berkomitmen memperkuat sinergi investasi, meningkatkan kepastian usaha bagi investor strategis, serta mempercepat pelaksanaan berbagai proyek prioritas yang memberikan manfaat ekonomi bagi kedua belah pihak.

Dalam pertemuan tersebut, Airlangga turut didampingi Deputi Bidang Koordinasi Kerja Sama Ekonomi dan Investasi Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Edi Prio Pambudi.

Editor: Gokli


A PHP Error was encountered

Severity: Core Warning

Message: PHP Startup: Unable to load dynamic library '/opt/cpanel/ea-php54/root/usr/lib64/php/modules/xsl.so' - /lib64/libxslt.so.1: symbol xmlGenericErrorContext, version LIBXML2_2.4.30 not defined in file libxml2.so.2 with link time reference

Filename: Unknown

Line Number: 0

Backtrace: