Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

30 Setelah Tiba di Hotel Jemaah Haji Sudah Masuk Kamar
Oleh : Saibansah
Kamis | 11-06-2026 | 16:28 WIB
Honda-Batam
Jemaah haji Indonesia saat tiba di hotel mereka di Madinah. (Foto: MCH PPIH Arab Saudi 2026)

BATAMTODAY.COM, Madinah - Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi Sektor 2 Daerah Kerja (Daker) Madinah menargetkan seluruh jemaah haji gelombang kedua dapat langsung menempati kamar pemondokan maksimal 30 menit setelah tiba di Madinah.

Kepala Sektor 2 Daker Madinah, Mahyudin Iskandar, mengatakan berbagai persiapan telah dilakukan untuk memastikan proses kedatangan jemaah berjalan cepat, tertib, dan nyaman. Menurut dia, informasi kedatangan yang diterima lebih awal menjadi faktor penting dalam mendukung kesiapan petugas di lapangan.

"Dua jam sebelum jemaah tiba, seluruh petugas sudah bersiaga di lokasi. Semua unsur layanan berkolaborasi, mulai dari akomodasi, transportasi, layanan kedatangan dan keberangkatan (landis), hingga kesehatan," ujar Mahyudin di Madinah, Selasa (9/6/2026).

Ia menjelaskan, koordinasi lintas layanan juga mencakup pemetaan kebutuhan jemaah, termasuk mereka yang masuk kategori risiko tinggi (risti) dan membutuhkan bantuan khusus seperti kursi roda. Data tersebut telah diterima sebelum kedatangan jemaah sehingga petugas dapat menyiapkan layanan yang diperlukan sejak awal.

Menurut Mahyudin, tim layanan kedatangan telah menyiapkan kursi roda sesuai jumlah kebutuhan yang tercantum dalam data manifes jemaah. Langkah ini dilakukan untuk memastikan jemaah yang memerlukan bantuan mobilitas dapat langsung mendapatkan pendampingan saat turun dari bus.

Selain itu, pemeriksaan kondisi kesehatan jemaah menjadi perhatian utama setibanya mereka di hotel. Petugas sektor akan berkoordinasi dengan perangkat kloter untuk mengidentifikasi jemaah yang membutuhkan penanganan medis maupun tindakan kesehatan awal.

"Jika ada jemaah yang mengalami masalah kesehatan, tim kesehatan sektor akan segera memberikan penanganan dan tindakan pertama sesuai kebutuhan," kata Mahyudin.

Ia menambahkan, pengalaman selama melayani kedatangan jemaah pada gelombang pertama menjadi bahan evaluasi penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan pada fase berikutnya. Berbagai perbaikan telah dilakukan sehingga proses penerimaan jemaah gelombang kedua dapat berlangsung lebih lancar.

Mahyudin menyebutkan, setibanya di hotel, jemaah langsung diarahkan menuju kamar masing-masing dan menerima kunci kamar agar dapat segera beristirahat setelah menempuh perjalanan dari Makkah ke Madinah.

Untuk mempercepat proses tersebut, distribusi barang bawaan dilakukan secara terpisah. Jemaah diprioritaskan masuk ke kamar terlebih dahulu, sedangkan koper akan diantarkan menyusul ke lantai tempat jemaah menginap.

"Kami menargetkan dalam waktu 30 menit sejak bus pertama tiba, seluruh jemaah sudah berada di kamar masing-masing sehingga bisa segera beristirahat dan memulihkan kondisi," ujar Mahyudin.

Editor: Dardani