Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Ekspor, Investasi dan Logistik Melonjak, Batam Perkuat Posisi sebagai Pusat Pertumbuhan Ekonomi Nasional
Oleh : Redaksi/Alex
Sabtu | 06-06-2026 | 15:08 WIB
Li-Caludia.jpg Honda-Batam
Plh Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra. (BP Batam)

BATAMTODAY.COM, Batam - Kinerja ekonomi Batam pada awal 2026 menunjukkan pertumbuhan yang semakin kuat. Lonjakan investasi, peningkatan aktivitas logistik internasional, serta pertumbuhan ekspor menjadi indikator bahwa Batam kian kokoh sebagai pusat perdagangan dan investasi di wilayah Indonesia bagian barat.

Setelah mencatat realisasi investasi sebesar Rp 17,4 triliun pada triwulan I 2026, atau tumbuh 102,85 persen secara tahunan (year-on-year) dan naik 68,92 persen dibanding triwulan sebelumnya (quarter-to-quarter), Batam kembali menunjukkan performa positif melalui sektor logistik dan ekspor.

Data operasional Terminal Peti Kemas (TPK) Batu Ampar mencatat layanan pelayaran langsung internasional (direct call) mengalami peningkatan signifikan. Sepanjang Januari hingga Mei 2026, jumlah direct call mencapai 106 kunjungan kapal, melonjak 212 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025 yang hanya mencatat 34 kunjungan.

Peningkatan juga terlihat pada volume peti kemas yang dilayani melalui layanan direct call. Selama lima bulan pertama 2026, volume mencapai 58.237 TEUs atau tumbuh 125 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang sebesar 25.904 TEUs.

Capaian tersebut berkontribusi sekitar 24 persen terhadap total volume peti kemas internasional yang ditangani TPK Batu Ampar. Kondisi ini menunjukkan semakin kuatnya peran pelabuhan tersebut sebagai gerbang perdagangan internasional sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap pola transshipment melalui pelabuhan negara tetangga.

Di sektor perdagangan luar negeri, ekspor Batam juga mencatat tren positif. Amerika Serikat masih menjadi tujuan utama ekspor dengan nilai mencapai USD  860,32 juta pada periode Januari-Februari 2026 atau meningkat 30,71 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Singapura berada di posisi kedua dengan nilai ekspor sebesar USD 704,47 juta atau tumbuh 4,52 persen. Sementara itu, India mencatat pertumbuhan tertinggi dengan lonjakan 410,23 persen menjadi USD 344,67 juta.

Kinerja ekspor ke sejumlah negara lainnya juga menunjukkan peningkatan. Ekspor ke Tiongkok tumbuh 49,63 persen menjadi USD 265,55 juta, Jerman naik 65,36 persen menjadi USD 44,90 juta, sedangkan ekspor ke Filipina mencapai USD 89,68 juta.

Pertumbuhan tersebut menjadi sinyal kuat bahwa Batam tidak hanya berhasil menarik investasi dalam jumlah besar, tetapi juga mampu meningkatkan daya saing sektor kepelabuhanan dan memperkuat konektivitas perdagangan internasional.

Pelaksana Harian Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, mengatakan Batam memiliki peran strategis dalam mendukung perekonomian Indonesia bagian barat.

Menurutnya, pertumbuhan investasi dan sektor logistik mencerminkan meningkatnya kepercayaan dunia usaha terhadap Batam serta memberikan dampak positif bagi sektor industri, perdagangan, dan jasa. "Capaian ini membuktikan bahwa Batam memiliki daya saing yang semakin kuat. Meningkatnya aktivitas logistik, ekspor, dan investasi menjadi indikator bahwa Batam berada pada jalur pertumbuhan yang tepat sebagai gerbang perdagangan dan investasi di wilayah Indonesia bagian Barat," ujarnya, Sabtu (6/6/2026).

Ia menambahkan, BP Batam akan terus memperkuat ekosistem kepelabuhanan yang terintegrasi guna mendukung kelancaran arus logistik, investasi, dan mobilitas ekonomi secara berkelanjutan.

Sebelumnya, Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, menilai capaian tersebut mencerminkan semakin tingginya kepercayaan investor terhadap Batam sebagai tujuan investasi. "Lonjakan ini menunjukkan Batam tidak hanya mampu menarik investasi, tetapi juga mengeksekusinya secara lebih cepat, pasti, dan produktif," katanya.

Dengan pertumbuhan investasi yang signifikan, ekspor yang terus menguat, dan aktivitas pelabuhan yang meningkat, Batam semakin menegaskan posisinya sebagai motor penggerak ekonomi Kepulauan Riau sekaligus salah satu pusat pertumbuhan ekonomi paling dinamis di Indonesia.

Ke depan, BP Batam berkomitmen menjaga momentum tersebut melalui peningkatan layanan investasi, percepatan penyediaan infrastruktur dan utilitas, penguatan kepastian berusaha, serta pengembangan ekosistem industri yang kompetitif dan berkelanjutan.

Editor: Gokli