Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Indonesia Naik ke Peringkat 118 FIFA Usai Hajar Oman 3-0, Garuda Ukir Rekor Bersejarah
Oleh : Redaksi
Sabtu | 06-06-2026 | 13:08 WIB
RI-Oman.jpg Honda-Batam
Timnas Indonesia meraih hasil sempurna pada FIFA Matchday Juni 2026 setelah menaklukkan Oman dengan skor telak 3-0 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Jumat (5/6/2026). (Screenshot Google)

BATAMTODAY.COM, Jakarta - Timnas Indonesia meraih hasil sempurna pada FIFA Matchday Juni 2026 setelah menaklukkan Oman dengan skor telak 3-0 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Jumat (5/6/2026). Kemenangan ini tidak hanya mendongkrak posisi Garuda di ranking FIFA, tetapi juga mengakhiri penantian panjang selama 38 tahun untuk kembali mengalahkan Oman.

Berkat kemenangan tersebut, skuad Garuda memperoleh tambahan 6,56 poin FIFA dan naik empat peringkat ke posisi 118 dunia. Tim asuhan John Herdman kini mengoleksi 1.151,45 poin, meningkat dari posisi sebelumnya di peringkat 122 dunia.

Pencapaian tersebut menyamai posisi terbaik Indonesia dalam beberapa tahun terakhir, yakni saat menempati peringkat 118 dunia pada Juli 2025. Kenaikan peringkat ini menjadi sinyal positif bagi perkembangan tim nasional yang tengah dibangun menuju level yang lebih kompetitif di kancah internasional.

Hasil tersebut terasa semakin istimewa karena Oman bukan lawan yang mudah. Tim berjuluk The Gulf Samba itu saat ini masih berada di peringkat 79 dunia atau unggul 39 tingkat dibanding Indonesia sebelum pertandingan berlangsung.

Meski demikian, posisi Indonesia masih berpotensi berubah seiring penerapan sistem ranking FIFA secara real time. Setiap pertandingan internasional yang dijalani akan langsung memengaruhi perolehan poin dan posisi di klasemen dunia.

Peluang menambah poin kembali terbuka saat Indonesia menghadapi Mozambik pada FIFA Matchday berikutnya, Selasa (9/6/2026). Saat ini Mozambik menempati peringkat 101 dunia, sehingga kemenangan dapat semakin mendekatkan Indonesia ke jajaran negara yang berada di atasnya.

Selain berdampak pada ranking FIFA, kemenangan atas Oman juga memiliki nilai historis. Untuk pertama kalinya sejak 1988, Indonesia kembali mampu mengalahkan Oman. Terakhir kali Garuda meraih kemenangan atas Oman terjadi pada ajang King's Cup 1988 di Thailand dengan skor yang sama, yakni 3-0.

Kemenangan di SUGBK juga mengakhiri catatan kurang baik Indonesia dalam empat pertemuan terakhir melawan Oman yang menghasilkan tiga kekalahan dan satu hasil imbang. Kini, rekor pertemuan kedua tim menjadi lebih berimbang dengan tiga kemenangan Indonesia, dua hasil seri, dan tiga kemenangan Oman.

Di atas lapangan, Indonesia tampil dominan dan efektif. Berdasarkan statistik pertandingan, Garuda menguasai bola sebesar 56 persen, sementara Oman hanya mencatatkan 44 persen penguasaan bola.

Indonesia membuka keunggulan pada menit ke-13 melalui sundulan Justin Hubner yang memanfaatkan umpan bola mati dari Nathan Tjoe-A-On.

Keunggulan bertambah pada menit ke-27 melalui gol Ole Romeny yang berhasil menembus pertahanan Oman sebelum menaklukkan penjaga gawang lawan.

Oman sebenarnya memiliki kesempatan memperkecil ketertinggalan menjelang turun minum setelah memperoleh hadiah penalti. Namun, kiper Emil Audero tampil gemilang dengan menggagalkan eksekusi penalti Hatem Al Rushadi dan menjaga keunggulan Indonesia tetap aman.

Memasuki babak kedua, Indonesia tidak mengendurkan serangan. Pada menit ke-57, Ragnar Oratmangoen mencetak gol ketiga sekaligus memastikan kemenangan 3-0 bagi skuad Garuda.

Hingga peluit panjang dibunyikan, Oman gagal membongkar solidnya lini pertahanan Indonesia. Hasil akhir 3-0 menjadi bukti efektivitas permainan Garuda sekaligus modal berharga untuk menghadapi laga FIFA Matchday berikutnya.

Kemenangan ini semakin menguatkan optimisme publik bahwa Timnas Indonesia sedang berada di jalur yang tepat untuk terus meningkatkan prestasi dan memperbaiki posisi di ranking FIFA.

Editor: Gokli