Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Putus Catatan Buruk 38 Tahun, Timnas Indonesia Gilas Oman 3-0 pada Laga FIFA Matchday di GBK
Oleh : Redaksi
Sabtu | 06-06-2026 | 08:08 WIB
Timnas_Oman.jpg Honda-Batam
Pemain Timnas Indonesia Ole Romeny melakukan selebrasi bersama Kapten Timnas Rizki Ridho usai mencetak gol ke gawang Oman dalam pertandingan FIFA Machday di Stadion GBK, Jakarta (Foto: Istimewa)

BATAMTODAY.COM, Jakarta-Timnas Indonesia meraih kemenangan meyakinkan 3-0 atas Oman pada laga FIFA Matcday yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Jumat (5/6/2026) malam. Tiga gol kemenangan skuad Garuda dicetak Justin Hubner, Ole Romeny, dan Ragnar Oratmangoen.

Selain tampil efektif di lini depan, Indonesia juga mendapat kontribusi penting dari kiper Timnas Emil Audero Mulyadi. Emil tampil impresif berhasil menggagalkan tendangan penalti Hatem Al Rushadi pada babak pertama.

Kemenangan ini menghentikan catatan buruk Indonesia yang tak pernah menang lawan Oman hampir empat dekade.

Terakhir Indonesia mengalahkan Oman pada 18 Januari 1988 dengan skor identik 3-0 dalam turnamen King's Cup di Thailand.

Indonesia langsung mengambil inisiatif menyerang sejak pertandingan dimulai. Pasukan Garuda berusaha menekan pertahanan Oman melalui kombinasi permainan cepat dari lini tengah dan kedua sayap.

Peluang pertama hadir melalui sundulan Nathan Tjoe-A-On yang memanfaatkan situasi bola mati. Namun, upaya tersebut masih mampu diamankan lini pertahanan tim tamu.

Dominasi Indonesia akhirnya berbuah gol pada menit ke-13. Berawal dari tendangan bebas Nathan, bola meluncur ke dalam kotak penalti dan disambut sundulan Justin Hubner.

Bola gagal dijangkau penjaga gawang Oman sehingga membawa Indonesia unggul 1-0.

Setelah membuka keunggulan, Indonesia semakin percaya diri menguasai jalannya pertandingan. Oman beberapa kali kesulitan keluar dari tekanan yang diberikan para pemain tuan rumah.

Keunggulan Indonesia bertambah pada menit ke-27. Ole Romeny berhasil memanfaatkan celah di lini belakang Oman sebelum melepaskan penyelesaian akhir yang mengubah skor menjadi 2-0.

Oman sempat memperoleh kesempatan emas untuk memperkecil ketertinggalan setelah wasit menghadiahkan tendangan penalti akibat pelanggaran Hubner di kotak terlarang. Hatem Al Rushadi yang maju sebagai algojo berusaha mengecoh Emil Audero.

Namun, kiper yang bermain untuk Palermo tersebut tampil gemilang dengan menebak arah bola secara tepat. Penyelamatan itu menjaga keunggulan Indonesia sekaligus membangkitkan semangat para pemain Garuda.

Pada sisa waktu babak pertama, Indonesia tetap mendominasi penguasaan bola dan tempo permainan. Hingga turun minum, skor 2-0 untuk keunggulan Indonesia tetap bertahan.

Memasuki babak kedua, kedua tim melakukan sejumlah pergantian pemain. Pelatih timnas Indonesia John Herdman memasukkan Dony Tri Pamungkas menggantikan Justin Hubner, sementara Oman melakukan perubahan untuk meningkatkan daya serang mereka.

Alih-alih mampu bangkit, Oman justru kembali kebobolan. Pada menit ke-56, Ragnar Oratmangoen mencatatkan namanya di papan skor dan membawa Indonesia unggul 3-0.

Gol tersebut semakin memantapkan dominasi skuad Garuda sepanjang pertandingan.

Herdman kemudian melakukan beberapa penyesuaian, termasuk memasukkan Yakob Sayuri menggantikan Nathan Tjoe-A-On pada menit ke-64. Pergantian itu membuat intensitas permainan Indonesia tetap terjaga.

Dengan keunggulan tiga gol, Indonesia bermain lebih tenang dan disiplin. Oman berusaha mencari gol balasan, tetapi rapatnya lini pertahanan Garuda membuat tim tamu kesulitan menciptakan peluang berbahaya.

Coach Herdman kemudian melakukan sejumlah pergantian lagi menjelang laga berakhir. Salah satunya memasukkan pemain remaja Mathew Baker yang mencatatkan debutnya di timnas senior.

Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 3-0 untuk kemenangan Indonesia tidak berubah.

Hasil ini menjadi modal positif bagi skuad Garuda dalam rangkaian agenda internasional FIFA Matchday sekaligus mengatrol posisi Indonesia di ranking FIFA.

Editor: Surya