Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Terduga Anggota KKB Intan Jaya Ditangkap Satgas Damai Cartenz, Diduga Terlibat Sejumlah Aksi Kekerasan
Oleh : Redaksi
Rabu | 03-06-2026 | 08:08 WIB
Yusuf-Sutejo1.jpg Honda-Batam
Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Pol Yusuf Sutejo. (Humas Polri)

BATAMTODAY.COM, Sugapa - Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 mengamankan seorang pria berinisial EK (18) yang diduga merupakan anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Kodap VIII Intan Jaya pimpinan Apen Kobogau. Penangkapan dilakukan saat patroli di Kampung Bilogai, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah, Sabtu (30/5) sekitar pukul 09.30 WIT.

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Pol Yusuf Sutejo, menjelaskan bahwa EK diamankan ketika personel melaksanakan patroli jalan kaki di kawasan permukiman warga Kota Sugapa. Saat ini, proses penanganan terhadap yang bersangkutan masih berlangsung sesuai prosedur hukum yang berlaku.

Dari hasil pemeriksaan awal, aparat menyita sejumlah barang bukti berupa dokumen yang diduga berkaitan dengan kelompok bersenjata, sejumlah uang tunai, serta dua unit telepon genggam. Barang bukti tersebut kini tengah menjalani analisis forensik dan pendalaman lebih lanjut.

Menurut Yusuf, hasil penyelidikan sementara mengindikasikan bahwa EK diduga terlibat dalam sejumlah aksi gangguan keamanan yang terjadi di Kabupaten Intan Jaya. Namun, seluruh informasi tersebut masih dalam tahap verifikasi untuk memastikan keterkaitannya dengan berbagai kasus yang sedang ditangani aparat.

"Penyidik masih melakukan pemeriksaan dan pendalaman secara intensif terhadap yang bersangkutan beserta barang bukti yang diamankan. Analisis terhadap perangkat komunikasi dan dokumen menjadi bagian penting untuk mengungkap jaringan kelompok tersebut serta kemungkinan keterlibatan pihak lain," ujarnya, Minggu (31/5/2026).

Berdasarkan hasil penyidikan awal, EK diduga terlibat dalam sejumlah peristiwa keamanan, di antaranya pembakaran barak bandara dan mobil tangki air di area bandara pada 29 Oktober 2021, pembakaran perumahan Pemerintah Kabupaten Intan Jaya pada 2021, penembakan yang menewaskan Joni Hendra pada 25 Juni 2025, penembakan terhadap pos pantau tower pada 22 Februari 2025, serta penembakan pesawat Caravan PK-RVV di sekitar Bandara Bilogai pada 31 Januari 2026.

Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Irjen Pol Faizal Ramadhani, mengatakan pengamanan terhadap terduga anggota kelompok bersenjata tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga stabilitas keamanan di Papua Tengah.

Menurutnya, setiap informasi yang diperoleh dari hasil pemeriksaan akan didalami secara profesional sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Aparat, kata dia, mengedepankan penegakan hukum yang terukur, akuntabel, dan tetap menghormati hak asasi manusia.

Faizal menegaskan bahwa kepolisian akan terus mengambil langkah hukum terhadap pihak-pihak yang terlibat dalam aksi kekerasan maupun gangguan keamanan yang mengancam keselamatan masyarakat. "Penangkapan ini menjadi langkah penting dalam upaya menekan aksi teror dan gangguan keamanan di Kabupaten Intan Jaya," katanya.

Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Pol Adarma Sinaga, menegaskan bahwa seluruh proses penegakan hukum dilakukan secara profesional, transparan, serta menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi, serta mempercayakan proses hukum kepada aparat berwenang.

Hingga kini, EK masih menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik Satgas Operasi Damai Cartenz. Aparat memastikan seluruh tahapan penanganan perkara dilakukan sesuai ketentuan hukum dengan tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah.

Editor: Gokli