Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Indonesia Autism Summit 2026 Digelar di Batam, Dorong Aksi Nyata untuk Komunitas Autisme
Oleh : Aldy
Selasa | 02-06-2026 | 11:08 WIB
Ruwinah-Abdul-Karim.jpg Honda-Batam
Direktur PT Penawar Special Learning sekaligus Ketua Indonesia Autism Summit 2026, Dr Ruwinah Abdul Karim. (Istimewa)

BATAMTODAY.COM, Batam - PT Penawar Special Learning akan menyelenggarakan Indonesia Autism Summit 2026 (INAS26) pada 11-13 Juni 2026 di Harmoni One Convention Hotel, Batam. Forum internasional ini diharapkan menjadi wadah kolaborasi berbagai pihak dalam memperkuat dukungan bagi individu dengan autisme melalui pendekatan yang inklusif, terintegrasi, dan berkelanjutan.

Kegiatan tersebut akan menghadirkan para profesional, pendidik, orang tua, pengasuh, peneliti, penyedia layanan, serta pemangku kepentingan komunitas dari berbagai negara untuk berbagi pengetahuan, pengalaman, dan praktik terbaik terkait layanan autisme.

Pada tahun ini, INAS26 mengangkat tema "Menggerakkan Kesadaran Autisme Menjadi Aksi Nyata bagi Komunitas". Tema tersebut menekankan pentingnya mengubah pemahaman tentang autisme menjadi langkah konkret yang mampu memberikan dampak positif bagi individu dengan autisme, keluarga, serta lingkungan sosial mereka.

Direktur PT Penawar Special Learning sekaligus Ketua Indonesia Autism Summit 2026, Dr Ruwinah Abdul Karim, mengatakan konferensi tersebut tidak hanya bertujuan meningkatkan kesadaran publik, tetapi juga mendorong lahirnya berbagai program dan inisiatif yang dapat diterapkan secara langsung dalam kehidupan masyarakat.

"Melalui Indonesia Autism Summit 2026, kami ingin mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk bergerak bersama melampaui sekadar kesadaran. Pemahaman tentang autisme harus diwujudkan dalam tindakan nyata yang memberikan manfaat bagi individu dengan autisme, keluarga, pendidik, tenaga profesional, dan masyarakat luas," ujar Ruwinah, Selasa (2/6/2026).

Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi faktor penting dalam membangun komunitas yang lebih inklusif serta mampu mendukung kemandirian dan peningkatan kualitas hidup individu dengan autisme.

Ia menjelaskan, INAS26 dirancang sebagai ruang kolaboratif untuk memperkuat jejaring profesional, bertukar pengetahuan, dan membangun komitmen bersama dalam menghadirkan layanan yang lebih baik bagi komunitas autisme. "Forum ini diharapkan mampu melahirkan langkah-langkah konkret yang memberikan dampak jangka panjang bagi pengembangan layanan dan dukungan terhadap individu dengan autisme," katanya.

Selama tiga hari pelaksanaan, peserta akan mengikuti berbagai agenda, mulai dari konferensi ilmiah yang menghadirkan para pakar dan praktisi berpengalaman, diskusi lintas disiplin, hingga lokakarya yang membahas strategi praktis bagi orang tua, guru, terapis, dan tenaga profesional.

Selain sesi ilmiah, penyelenggara juga akan menghadirkan pameran produk dan layanan terkait autisme, layanan konsultasi bersama para spesialis, serta ruang interaksi langsung dengan individu neurodivergen guna meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap keberagaman neurologis dan memperkuat budaya inklusi.

INAS26 terbuka bagi berbagai kalangan, termasuk orang tua, pengasuh, guru, terapis, tenaga kesehatan, akademisi, peneliti, organisasi masyarakat, pembuat kebijakan, penyedia layanan, hingga masyarakat umum yang memiliki kepedulian terhadap pengembangan komunitas autisme yang lebih suportif.

Panitia menyampaikan bahwa pendaftaran peserta Indonesia Autism Summit 2026 tidak dipungut biaya. Masyarakat yang berminat dapat melakukan registrasi melalui situs resmi penyelenggara.

Melalui forum ini, penyelenggara berharap kesadaran masyarakat tentang autisme tidak berhenti pada pemahaman semata, tetapi berkembang menjadi aksi nyata yang mampu menciptakan lingkungan yang lebih ramah, inklusif, dan berkelanjutan bagi komunitas autisme di Indonesia.

Editor: Gokli