Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Alumni Magang Nasional Bakal Dapat Sertifikat Gratis dari Kemenaker
Oleh : Irawan
Minggu | 31-05-2026 | 17:32 WIB
Ysserli1.jpg Honda-Batam
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli (Foto: Istimewa)

BATAMTODAY.COM, Jakarta-Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) memastikan pemberian fasilitas sertifikasi kompetensi gratis bagi alumni peserta program Magang Nasional atau MagangHub.

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli mengatakan pemerintah memfasilitasi sertifikasi bagi peserta MagangHub yang telah menyelesaikan program pemagangan guna meningkatkan daya saing tenaga kerja.

"Pemerintah memfasilitasi sertifikasi bagi peserta MagangHub yang telah menyelesaikan program pemagangan guna meningkatkan daya saing tenaga kerja," kata Yassierli dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (31/5/2026).

Dia menegaskan sertifikasi kompetensi menjadi komponen penting bagi lulusan program Magang Nasional selain sertifikat kelulusan program magang yang telah dijalani peserta selama kurang lebih enam bulan.

Menurut Yassierli, sertifikasi tersebut menjadi bukti pengakuan atas kompetensi yang dimiliki peserta sehingga dapat meningkatkan daya saing mereka di dunia kerja.

Adapun sertifikasi kompetensi yang diterbitkan Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) difasilitasi secara gratis oleh Kemnaker melalui balai-balai pelatihan vokasi yang tersebar di berbagai daerah.

Lebih lanjut, Yassierli menjelaskan alumni Magang Nasional yang ingin memperoleh sertifikasi kompetensi BNSP harus melakukan pendaftaran secara daring dan memilih satu dari 15 skema sertifikasi yang tersedia sesuai bidang serta pengalaman kerja selama mengikuti program magang.

Setelah menyelesaikan proses pendaftaran, peserta akan mengikuti uji kompetensi secara tatap muka di 21 Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) yang berada dalam jaringan Unit Pelaksana Teknis Pusat (UPTP) Kemnaker.

"Setelah mendaftar secara online, pelaksanaan uji kompetensi dilakukan secara offline atau tatap muka di 21 Lembaga Sertifikasi Profesi melalui jaringan UPTP Kemnaker yang tersebar di berbagai daerah," ujar Yassierli.

Sebanyak 21 UPTP tersebut terdiri atas enam Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP), yakni di Bandung, Bekasi, Makassar, Medan, Semarang, dan Serang.

Selain itu, terdapat 15 Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP), yaitu di Ambon, Banda Aceh, Bandung Barat, Bantaeng, Banyuwangi, Belitung, Kendari, Lombok Timur, Padang, Pangkep, Samarinda, Sidoarjo, Sorong, Surakarta, dan Ternate.

Yassierli menegaskan seluruh proses sertifikasi bagi alumni Magang Nasional tidak dipungut biaya dan diselenggarakan langsung di balai-balai pelatihan vokasi Kemnaker.

"Sertifikasi tersebut menjadi bukti valid atas keterampilan yang dikuasai sehingga memudahkan peserta untuk diserap oleh industri," katanya.

Editor: Surya