Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Perampokan Puri Casablanca

ATM Dokter Awal Bros Dikuras Habis Rampok
Oleh : hz/dd
Kamis | 20-12-2012 | 16:09 WIB
ilustrasi_perampokan.jpg Honda-Batam
Ilustrasi.

BATAM, batamtoday - Sindikat perampok pasangan dokter RS Awal Bros benar-benar mendapatkan hasil yang besar dari aksinya. Sebab data terakhir yang diperoleh pihak Polsek Batam Kota, para komplotan ini berhasil menguras uang dari ATM milik korban yang mencapai puluhan juta rupiah.

Hasil pengembangan ini didapatkan Polsek Batam Kota setelah berkoordinasi dengan pihak bank. Bahkan, dari empat ATM yang berhasil dibawa kabur, hampir semuanya sudah dikuras oleh sindikat perampok.

"Kita masih berkoordinasi dengan pihak bank, dimana pelaku menarik ATM itu dan berapa jumlah uang yang sudah ditarik," kata Kanit Reskrim Polsek Batam Kota, Iptu Doris Pasaribu kepada batamtoday, Kamis (20/12/2012).

Masih kata Doris, penarikan ATM itu sangat leluasa dilakukan pelaku perampokan, sebab seluruh handphone milik korban juga berhasil dibawa kabur dalam aksi mereka, sehingga korban tak dapat menghubungi pihak bank untuk melakukan pemblokiran.

Disinggung batamtoday, tentang berapa jumlah uang yang telah berhasil dikuras pelaku perampokan dari ATM milik korban, Doris mengatakan belum bisa memberikan jumlah pastinya, sebab masih dalam pemeriksaan.

"Kasusnya masih lidik untuk mengungkap kasus ini, sebab kasus ini adalah atensi utama dari Polsek Batam Kota," tegas Doris.

Diberitakan sebelumnya, aksi kembali terjadi di Batam, kali ini yang menjadi korban perampokan adalah pasangan dokter RS Awal Bros, dr Adi Hermawan dan dr Sinta Tri Lusita, warga perumahan Puri Casablanca blok C/15, Selasa (18/12/2012) sekitar pukul 04.00 WIB.

Empat pelaku perampokan yang bersenjatakan golok dan parang ini, berhasil masuk ke rumah korban melalui pagar belakang perumahan dan kemudian naik melalui jendela depan. Kemudian berhasil menyekap empat orang penghuni rumah dan dikumpulkan di kamar bawah.

Selain pasangan dokter ini, pelaku juga menyekap dua anak lelaki korban. Para korban diikat tangannya dengan menggunakan tali, sementara mulut ditutup dengan lakban.

Dalam aksinya, pelaku berhasil membawa kabur barang berharga, antara lain uang tunai puluhan juta rupiah, perhiasan emas, handphone, ATM dan mobil korban Suzuki X-Over BP 1360 ED warna merah.