Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Kakorlantas Polri Siapkan Strategi Zero Over Dimension dan Overload 2027
Oleh : Redaksi
Kamis | 14-05-2026 | 12:28 WIB
kakorlantas5.jpg Honda-Batam
Kepala Korps Lalu Lintas Polri, Irjen Pol Agus Suryonugroho. (Humas Polri)

BATAMTODAY.COM, Jakarta - Korps Lalu Lintas Polri mulai menyusun langkah strategis untuk mendukung program Zero Over Dimension dan Overload 2027 guna meningkatkan keselamatan dan ketertiban lalu lintas di Indonesia.

Kepala Korps Lalu Lintas Polri, Irjen Pol Agus Suryonugroho, menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mendukung implementasi program tersebut sesuai arahan Listyo Sigit Prabowo.

Penegasan itu disampaikan Agus saat memberikan arahan kepada jajaran Korlantas Polri terkait persiapan pelaksanaan program penanganan kendaraan over dimension dan overload.

Menurutnya, penegakan hukum terhadap kendaraan yang melebihi dimensi dan kapasitas muatan tidak dapat dilakukan secara instan. Dibutuhkan tahapan yang matang mulai dari sosialisasi, edukasi hingga koordinasi dengan kementerian serta pemangku kepentingan terkait agar kebijakan berjalan efektif dan minim penolakan di lapangan.

"Terkait program Zero Over Dimension dan Overload 2027, langkah-langkah strategis harus mulai disusun dari sekarang, baik sosialisasi maupun tahapan penegakan hukumnya," ujar Agus.

Ia meminta jajaran Direktorat Penegakan Hukum dan bidang operasional menyiapkan formulasi terbaik dalam pelaksanaan program tersebut, termasuk menyusun tahapan sosialisasi sebelum penindakan diterapkan secara maksimal.

Agus menilai, penanganan kendaraan over dimension dan overload memerlukan kesiapan menyeluruh karena berkaitan dengan berbagai sektor, mulai dari transportasi, logistik hingga keselamatan pengguna jalan lainnya.

Karena itu, ia menekankan pentingnya sinergi antara Korps Lalu Lintas Polri, Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan untuk mewujudkan target Zero Over Dimension dan Overload 2027.

Menurut Agus, program tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas di Indonesia.

Dengan persiapan yang matang, ia berharap implementasi kebijakan Zero Over Dimension dan Overload 2027 dapat berjalan optimal sekaligus meningkatkan budaya tertib berlalu lintas di tengah masyarakat.

Editor: Gokli