Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Lantunan Doa Mbah Mardijiyono di Samping Makam Rasulullah
Oleh : Saibansah
Senin | 11-05-2026 | 18:48 WIB
Mbah-Mardi.jpg Honda-Batam
Mbah Mardijiyono mengangkat jempol sambil tersenyum sumringah bersama Kadaker Madinah, Khalilurrahman dan Petugas MCH PPIH Arab Saudi 2026 Saibansah Dardani, Senin (11/5/2026). (Foto: MCH PPIH Arab Saudi 2026)

BATAMTODAY.COM, Madinah - Duduk di atas kasur hotel yang hanya cukup untuk ditidurinya sendiri, dan kaosnya yang terbalik, mbah Mardijiyono tersenyum sumringah menyambut kedatangan Kepala Daerah Kerja (Kadaker) Madinah, Khalilurrahman, di Hotel Makarem Madinah, tempatnya menginap, Senin (11/5/2026).

Ini bukan pertemuan pertama keduanya, sejak tiba di 'Kota Nabi' Madinah, jemaah haji berusia 103 tahun asal Yogyakarta itu telah disambut hangat oleh Kadaker Khalilurrahman. Meski dengan kekurangan pendengarannya, mbah Mardijiyono tetap berusaha menjawab pertanyaan 'komandan' pelayan haji Indonesia di Madinah itu.

"Sampun dahar mbah?" Tanya Khalilurrahman, menggunakan 'kromo inggil', bahasa Jawa halus untuk lawan bicara lebih tua. Artinya, sudah makan mbah? Sambil memeluk hangat pria kurus itu seperti memeluk ayahnya sendiri.

"Wau isuk, pun." Jawab pria yang seumur hidupnya tidak pernah merokok itu. Tadi pagi sudah, katanya.

"Dhahar nopo mbah." Artinya, makan apa mbah?

"Bubur, he he he." Jawabnya sambil tertawa renyah.

Suasana pertemuan di ruangan hotel Madinah yang rata-rata hanya berukuran 30-60 meter persegi itu terasa hangat. Keterbatasan pendengaran mbah Mardijiyono tidak menjadi penghalang, karena ada dr Dini Desi yang sudah seperti anak bagi jamaah tertua jemaah haji Indonesia gelombang satu itu.

"Mbah, nopo rahasinipun saget umur panjang?"

BACA JUGA: Dari Punggung Wartawan, Kaki Mbah Mardijiyono Menjejak 'Kota Nabi'

"Umur niki sing maringi Gusti Allah, kulo bersyukur mawon kaleh nikmate Gusti Allah." Jawab mbah Mardijiyono yang alur komunikasi dengannya harus dibantu dr Dini Desi, dokter yang mendampingi ayah 8 orang anak itu sejak dari Yogyakarta.

"Umur ini pemberian Gusti Allah, saya bersyukur saja atas semua nikmat yang diberikan oleh Allah SWT."

Dokter Dini Desi juga membisikkan pertanyaan Petugas MCH PPIH Arab Saudi 2026 Saibansah Dardani ke telinga kiri mbah Mardijiyono mengenai perasaannya saat bisa sowan kanjeng Nabi Muhammad SAW dan sholat di Raudhah, 'taman dari taman surga'.

"Kulo remen, seneng saget sowan ten kanjeng Nabi Muhammad." Ungkap mbah Mardijiyono yang mengaku hatinya senang sekali bisa sowan, berkunjung ke makam kanjeng Nabi Muhammad SAW. Bisa sholat di Raudah, yang merupakan 'taman dari taman surga'.

Bagi pria dengan cucu yang jumlahnya tak diingatnya lagi itu, sowan dengan kekasih Allah SWT itu adalah sebuah keberkahan yang sangat luar biasa. Ia ungkapkan perasannya itu sampai napasnya terengah-engah.

Selain itu, mbah Mardijiyono juga mengungkapkan rasa syukurnya karena telah mendapat kesempatan beribadah di Raudhah dan berdoa di makam Nabi Muhammad SAW sebelum bertolak ke Makkah.

BACA JUGA: Mbah Mardijiyono, Jemaah Haji Berusia 103 Tahun Sholat di Raudhah

"Saya sangat senang, sekarang sudah sehat dan siap berangkat ke Makkah," ujarnya saat mengetahui bahwa sore nanti dirinya akan berangkat dengan rombongan menuju Makkah untuk memulai seluruh rangkaian ibadah hajinya.

Terlabih dahulu, mereka harus berhenti mengambil 'miqat makani' di Masjid Bir Ali Madinah. Di sinilah mereka harus berniat umrah wajib dan disunnahkan menunaikan sholat dua rakaat.

Saat di Raudhah, mbah Mardijiyono mendoakan seluruh jamaah dan petugas haji agar selalu diberikan kesehatan serta umur panjang selama menjalankan ibadah haji. Serta haji mereka semua diterima Allah SWT dan menjadi haji mabrur.

InsyaAllah doa laki-laki berusia 103 tahun itu akan mustajab, apalagi dipanjatkan di samping makam kekasih Allah SWT, Raudhah. Taman dari taman surga.

Aamiin Yaa Mujiibassaailiin.

Editor: Dardani


A PHP Error was encountered

Severity: Core Warning

Message: PHP Startup: Unable to load dynamic library '/opt/cpanel/ea-php54/root/usr/lib64/php/modules/xsl.so' - /lib64/libxslt.so.1: symbol xmlGenericErrorContext, version LIBXML2_2.4.30 not defined in file libxml2.so.2 with link time reference

Filename: Unknown

Line Number: 0

Backtrace: