Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Kodim 0315 Bangun Lima Jembatan Armco di Bintan, Percepat Akses Desa Pascabanjir
Oleh : Devi Handiani
Jum\'at | 08-05-2026 | 09:28 WIB
rangka-armco.jpg Honda-Batam
Personel Kodim 0315/Tanjungpinang tengah mempersiapkan kerangka Jembatan Armco di Kabupaten Bintan. (Istimewa)

BATAMTODAY.COM, Bintan - Kodim 0315/Tanjungpinang mulai membangun lima unit Jembatan Armco (jembatan baja bergelombang) di Kabupaten Bintan sebagai bagian dari Program Jembatan Garuda yang digagas Presiden RI Prabowo Subianto. Program tersebut bertujuan mempercepat akses transportasi di wilayah desa terdampak banjir dan daerah terpencil.

Pembangunan resmi dimulai pada Kamis (7/5/2026) di Desa Toapaya Selatan dan Desa Toapaya Utara. Program ini berada di bawah komando Satuan Tugas yang dipimpin Jenderal TNI Maruli Simanjuntak.

Komandan Kodim 0315/Tanjungpinang, Kolonel Inf Abdul Hamid, mengatakan pembangunan lima titik jembatan tersebut merupakan bentuk perhatian pemerintah dalam meningkatkan konektivitas antarwilayah. "Pembangunan ini merupakan bentuk perhatian pemerintah dalam mendukung kelancaran aktivitas masyarakat. Selain memperkuat konektivitas antarwilayah, keberadaan jembatan ini juga akan memberikan dampak positif terhadap sektor pertanian, pendidikan, serta perekonomian masyarakat," ujar Abdul Hamid.

Lima titik pembangunan Jembatan Armco tersebut meliputi Sungai Mentrus dan Sungai Kongsi di Desa Toapaya Selatan, serta Sungai Bangun Rejo, Sungai Kangboi Dalam, dan Sungai Lome di Desa Toapaya Utara.

Selama ini, warga di kawasan Toapaya kerap mengalami kesulitan akses saat hujan deras dan banjir melanda. Kehadiran Jembatan Armco dinilai menjadi solusi cepat karena memiliki konstruksi yang kuat dan dapat dipasang dalam waktu singkat.

Struktur jembatan dilengkapi tiga lubang olo atau pelat konstruksi utama sebagai penopang. Desain tersebut dirancang untuk mendukung mobilitas kendaraan masyarakat sekaligus memperlancar distribusi hasil pertanian dan perkebunan warga.

Pembangunan ditandai dengan proses pembuatan rangka baja oleh personel Kodim 0315/Tanjungpinang bersama masyarakat setempat melalui semangat gotong royong. "Partisipasi aktif masyarakat sangat kami harapkan agar pembangunan ini dapat selesai tepat waktu dan segera dimanfaatkan sebagai akses utama penghubung antar desa," tambah Abdul Hamid.

Kodim 0315/Tanjungpinang menegaskan kolaborasi antara TNI dan masyarakat tidak hanya bertujuan mempercepat penyelesaian proyek, tetapi juga memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Program Jembatan Garuda diharapkan menjadi penggerak baru bagi sektor ekonomi, pendidikan, dan sosial masyarakat di Bintan.

Editor: Gokli