Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Kemenpar Promosikan Wisata Selam RI di ADEX 2026, Targetkan Wisman Berkualitas
Oleh : Redaksi
Jum\'at | 24-04-2026 | 08:48 WIB
adex-32.jpg Honda-Batam
Deputi Bidang Pemasaran Kemenpar, Ni Made Ayu Marthini, dalam Asia Dive Expo 2026 yang digelar di Suntec Singapore Convention & Exhibition Centre, Singapura, pada 10-12 April 2026. (Kemenpar)

BATAMTODAY.COM, Jakarta - Kementerian Pariwisata Republik Indonesia memperkuat promosi wisata selam nasional melalui partisipasi dalam Asia Dive Expo 2026 yang digelar di Suntec Singapore Convention & Exhibition Centre, Singapura, pada 10-12 April 2026.

Deputi Bidang Pemasaran Kemenpar, Ni Made Ayu Marthini, mengatakan ajang ini merupakan pameran dan konferensi selam terbesar di kawasan Asia Pasifik yang telah berlangsung sejak 1994, dengan melibatkan lebih dari 100 peserta pameran dan sekitar 15.000 pengunjung dari berbagai negara.

"Partisipasi Indonesia dalam ajang ini sejalan dengan transformasi pariwisata menuju quality tourism, yakni pariwisata yang menitikberatkan pada pengalaman berkualitas, keberlanjutan, serta kontribusi ekonomi yang lebih tinggi," ujarnya di Jakarta, Rabu (22/4/2026).

Dalam pameran tersebut, Indonesia menghadirkan Paviliun Wonderful Indonesia seluas 54 meter persegi yang melibatkan delapan pelaku industri wisata selam, mulai dari operator liveaboard, dive resort, hingga dive center dari berbagai destinasi unggulan.

Destinasi yang dipromosikan meliputi Raja Ampat, Labuan Bajo, Bali, Lombok, Lembeh, Maratua, hingga Ambon. Keberagaman ini memperkuat posisi Indonesia sebagai negara kepulauan dengan kekayaan bawah laut kelas dunia.

Partisipasi Garuda Indonesia dalam paviliun turut mendukung promosi melalui penyediaan informasi akses dan konektivitas menuju destinasi wisata bahari, serta penawaran harga khusus bagi pengunjung.

Selain itu, Indonesia juga berperan sebagai mitra resmi destinasi selam ADEX dan sponsor resmi tas acara. Promosi diperluas melalui media internasional, termasuk majalah Asian Diver. Dalam kesempatan tersebut, Wonderful Indonesia meraih penghargaan "Island Tourism of The Year" pada ajang Blue Legacy Awards 2026.

Kegiatan promosi juga mencakup presentasi bertema "Dive Indonesia - Exploring the Ocean, Experiencing Beyond" yang disampaikan bersama pakar selam Michael Sjukrie, serta penjualan paket wisata, layanan informasi, hingga aktivitas interaktif bagi pengunjung.

Ni Made menegaskan Indonesia memiliki keunggulan komparatif sebagai bagian dari Coral Triangle, kawasan dengan keanekaragaman hayati laut tertinggi di dunia.

Data Badan Pusat Statistik menunjukkan 43,32 persen wisatawan mancanegara yang datang ke Indonesia melakukan aktivitas wisata bahari, menegaskan besarnya kontribusi sektor ini terhadap pariwisata nasional. "Melalui ADEX 2026, kami terus memperkuat citra Indonesia sebagai destinasi wisata bahari unggulan dunia sekaligus mendorong pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan," kata Ni Made.

Partisipasi Indonesia dalam ajang tersebut mencatat potensi transaksi sekitar Rp 7 miliar serta peluang tambahan kunjungan sekitar 500 wisatawan mancanegara. Hal ini menunjukkan wisata selam menjadi segmen wisatawan berkualitas dengan tingkat belanja tinggi yang berdampak signifikan terhadap perekonomian.

Ke depan, Kemenpar menargetkan keikutsertaan dalam ajang internasional serupa dapat meningkatkan kesadaran global terhadap kekayaan wisata bahari Indonesia, sekaligus memperluas pasar wisatawan mancanegara.

Editor: Gokli