Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Komisaris Utama Pertamina Patra Niaga Tinjau AFT Hang Nadim dan IT Tanjunguban, Pastikan Distribusi Energi Andal
Oleh : Aldy
Kamis | 23-04-2026 | 11:48 WIB
Management-Walkthrough.jpg Honda-Batam
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut menerima kunjungan kerja Komisaris Utama dalam rangka Management Walkthrough (MWT) ke Aviation Fuel Terminal (AFT) Hang Nadim Batam dan Integrated Terminal (IT) Tanjunguban, Rabu (22/4/2026). (Istimewa)

BATAMTODAY.COM, Batam - Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) menerima kunjungan kerja Komisaris Utama dalam rangka Management Walkthrough (MWT) ke Aviation Fuel Terminal (AFT) Hang Nadim Batam dan Integrated Terminal (IT) Tanjunguban, Rabu (22/4/2026).

Kunjungan tersebut dipimpin oleh Sabar Yudo Suroso, didampingi Dewan Komisaris Wanti Waranei F Mamahit, serta Komite Dewan Komisaris Galumbang C Sitinjak dan Harri Fajri. Rombongan disambut Executive General Manager (EGM) Regional Sumbagut, Sunardi, bersama jajaran manajemen di masing-masing lokasi operasional.

Kegiatan MWT ini bertujuan memperkuat fungsi pengawasan sekaligus memastikan distribusi energi, mulai dari BBM, LPG, hingga avtur, berjalan optimal, aman, dan andal di wilayah strategis Indonesia bagian Barat.

Dalam kunjungan ke AFT Hang Nadim, Komisaris Utama menegaskan pentingnya peran terminal aviasi sebagai penopang aktivitas penerbangan domestik dan internasional. Keberadaan Bandara Internasional Hang Nadim yang berada di jalur penerbangan internasional serta dekat dengan Singapura dinilai memberikan nilai strategis bagi penguatan konektivitas dan pertumbuhan ekonomi kawasan.

Sementara itu, saat meninjau IT Tanjung Uban, Sabar Yudo menyoroti fungsi terminal sebagai simpul logistik energi di wilayah Kepulauan Riau. Selain melayani distribusi BBM dan LPG, fasilitas ini juga berperan sebagai buffer stock guna menjaga ketahanan energi, terutama di wilayah kepulauan.

"Wilayah barat Indonesia memiliki kompleksitas tinggi, baik dari sisi geografis maupun dinamika permintaan. Karena itu, AFT Hang Nadim dan IT Tanjung Uban harus memastikan ketersediaan energi tetap terjaga dalam berbagai kondisi, didukung infrastruktur yang andal dan koordinasi kuat dengan pemangku kepentingan," ujar Sabar.

Ia menambahkan, letak strategis IT Tanjunguban di jalur pelayaran internasional menuntut pengelolaan stok yang optimal serta kesiapan infrastruktur, termasuk tangki timbun dan fasilitas jetty, guna mencegah gangguan distribusi.

Di sisi lain, Dewan Komisaris Wanti Waranei F Mamahit menekankan pentingnya peran sumber daya manusia dalam menjaga keandalan operasional. "Keandalan distribusi energi tidak hanya ditentukan oleh infrastruktur, tetapi juga kualitas SDM. Penguatan kompetensi, kedisiplinan terhadap prosedur, serta budaya HSSE harus menjadi perhatian utama agar operasional berjalan aman dan optimal," ujarnya.

Sementara itu, EGM Regional Sumbagut, Sunardi, menyatakan komitmen pihaknya dalam menjaga kelancaran distribusi energi melalui penguatan pengelolaan stok, kesiapan fasilitas, serta koordinasi lintas fungsi dan pemangku kepentingan.

"Kami terus berupaya memastikan distribusi energi berjalan optimal di wilayah Sumbagut. Kunjungan ini menjadi motivasi bagi kami untuk meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat," kata Sunardi.

Dalam kunjungan tersebut, manajemen juga diingatkan untuk memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah dan aparat setempat guna menjaga kelancaran distribusi energi di lapangan.

Menutup kegiatan, Komisaris Utama menyampaikan apresiasi kepada seluruh Perwira di AFT Hang Nadim dan IT Tanjunguban atas dedikasi mereka dalam menjaga keandalan distribusi energi. Ia juga mendorong seluruh jajaran untuk terus memberikan pelayanan terbaik di tengah dinamika yang dihadapi.

Pertamina Patra Niaga menegaskan komitmennya untuk memastikan distribusi energi di wilayah Sumbagut tetap terjaga guna mendukung kebutuhan masyarakat dan aktivitas ekonomi.

Editor: Gokli