Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Kemdiktisaintek Luncurkan SMA Unggul Garuda Transformasi 2026, Target Cetak Talenta Global
Oleh : Redaksi
Jum\'at | 27-03-2026 | 13:08 WIB
menteri-brian.jpg Honda-Batam
Peluncuran yang digelar secara hibrida pada Kamis (26/3/2026) dipimpin langsung oleh Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Brian Yuliarto. (Kemdiktisaintek)

BATAMTODAY.COM, Jakarta - Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) resmi meluncurkan dan mensosialisasikan program SMA Unggul Garuda Transformasi (SUGT) 2026 sebagai upaya memperkuat kualitas pendidikan nasional dan mencetak generasi berdaya saing global.

Peluncuran yang digelar secara hibrida pada Kamis (26/3/2026) ini melibatkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari kementerian terkait hingga kepala SMA/MA dari seluruh Indonesia. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Brian Yuliarto, didampingi Direktur Jenderal Sains dan Teknologi, Ahmad Najib Burhani.

Menteri Brian menegaskan, program SUGT menjadi langkah strategis dalam membangun ekosistem pendidikan yang terintegrasi antara jenjang menengah dan perguruan tinggi. "Program SMA Unggul Garuda Transformasi merupakan jembatan penting antara pendidikan menengah dan pendidikan tinggi, yang dirancang untuk menghasilkan lulusan berdaya saing global serta mampu melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi terbaik di dalam dan luar negeri," ujar Brian.

Program ini menyasar SMA dan MA yang memiliki rekam jejak unggul dalam pembinaan akademik. Tujuannya, membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki karakter kuat, kemampuan berpikir kritis, serta kontribusi terhadap pembangunan berkelanjutan.

Dalam laporannya, Dirjen Saintek Ahmad Najib Burhani menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari ekosistem Sekolah Garuda. Pada 2025, sebanyak 12 sekolah telah bergabung, dan pada 2026 ditargetkan bertambah sekitar 30 sekolah baru sebagai bagian dari pengembangan menuju 80 sekolah pada 2029.

"Program ini juga telah memberikan dampak luas melalui skema pengimbasan kepada 680 SMA/MA di berbagai daerah," ujar Najib.

Ia menambahkan, keberhasilan program sangat ditentukan oleh kolaborasi dengan perguruan tinggi. Sejumlah kampus ternama seperti Universitas Indonesia, Institut Teknologi Bandung, IPB University, Universitas Negeri Jakarta, Universitas Padjadjaran, dan Universitas Pendidikan Nasional telah terlibat dalam penguatan kapasitas sekolah, guru, serta peserta didik.

Program pengayaan yang dijalankan mencakup peningkatan manajemen sekolah, pelatihan guru bertaraf internasional seperti SAT dan IELTS, hingga pembinaan siswa melalui penguatan akademik, pengembangan karakter, dan personal branding. Selain itu, siswa juga difasilitasi untuk mempersiapkan diri menembus perguruan tinggi kelas dunia melalui penguatan kompetensi STEM dan soft skills.

Menteri Brian menegaskan, program ini tidak bertujuan menciptakan eksklusivitas, melainkan menjadi pusat keunggulan yang mampu memberi dampak luas bagi sekolah lain. "Sekolah yang terpilih harus menjadi pusat penggerak yang menginspirasi dan memperkuat ekosistem pendidikan di sekitarnya," katanya.

Sementara itu, Direktur Strategi dan Sistem Pembelajaran Transformatif, Ardi Findyartini, menyebut program ini dibangun di atas tiga pilar utama, yakni pemerataan kesempatan berprestasi, pembinaan kepemimpinan menuju Indonesia Emas 2045, serta penguatan akademik dan pengabdian masyarakat.

Program SUGT memiliki dasar hukum yang kuat, antara lain Instruksi Presiden Nomor 7 Tahun 2025, Peraturan Presiden Nomor 116 Tahun 2025, serta Peraturan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Nomor 53 Tahun 2025.

Kemdiktisaintek juga membuka pendaftaran bagi SMA dan MA terbaik di seluruh Indonesia untuk bergabung dalam program ini. Pendaftaran berlangsung pada 26 Maret hingga 10 April 2026, dilanjutkan dengan proses seleksi hingga pengumuman pada 20 April 2026.

"Kami memastikan seluruh proses seleksi dilakukan secara transparan melalui tahapan administrasi dan substansi sesuai ketentuan," ujar Brian.

Melalui program ini, Kemdiktisaintek menegaskan komitmen kebijakan "Diktisaintek Berdampak" guna menghadirkan program pendidikan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Pemerintah optimistis SUGT menjadi instrumen strategis dalam mencetak talenta unggul dan memperkuat daya saing Indonesia menuju visi Indonesia Emas 2045.

"Kami akan terus memperkuat kolaborasi dan memperluas akses agar setiap talenta muda Indonesia memiliki kesempatan yang setara untuk berkembang dan berprestasi di tingkat global," pungkasnya.

Editor: Gokli


A PHP Error was encountered

Severity: Core Warning

Message: PHP Startup: Unable to load dynamic library '/opt/cpanel/ea-php54/root/usr/lib64/php/modules/xsl.so' - /lib64/libxslt.so.1: symbol xmlGenericErrorContext, version LIBXML2_2.4.30 not defined in file libxml2.so.2 with link time reference

Filename: Unknown

Line Number: 0

Backtrace: