Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Polda Kepri Kerahkan 2.100 Personil Amankan Natal dan Tahun Baru 2013
Oleh : hz/dd
Jum'at | 14-12-2012 | 10:25 WIB
polisi_jjaga_gereja.jpg Honda-Batam
Foto: Istimewa.

BATAM, batamtoday - Kepolisian Daerah (Polda Kepri) menerjunkan sebanyak 2.100 personil polisi untuk mengamankan perayaan Natal dan Tahun 2013. Pengamanan ini dilaksanakan dalam Operasi Lilin 2012 yang terpusat dari Mabes Polri.

"Pengamanan Natal dan Tahun Baru 2013 kita akan menerjunkan 2/3 dari kekuatan personil yang ada di Polda Kepri, yakni sekitar 2.100 personil polisi," kata Kapolda Kepri, Brigjen Pol Yotje Mende kepada batamtoday, Jumat (14/12/2012).

Langkah pengamanan ini, untuk mewujudkan terjaminnya keamanan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang mantap di Provinsi Kepri. Hal ini mengingat situasi dan kondisi di daerah lain, digoncang adanya isu-isu negatif yang dapat meresahkan umat beragama dan masyarakat. Seperti kasus ancaman bom di beberapa daerah di Indonesia.

"Pengamanan dilaksanakan dalam dua bentuk, yakni pengamanan terbuka dan pengamanan tertutup. Jadi ada personil yang standy di Mako untuk menerima pengaduan on-call dari masyarakat jika ada sesuatu ancaman keamanan," terangnya.

Sedangkan pengamanan terbuka, lanjut Yotje, pihaknya akan menerjunkan personil polisi untuk melakukan sterilisasi terhadap sejumlah gereja dan menempatkan petugas jaga pada saat perayaan Natal dan tahun baru.

"Pengamanan juga dilakukan ditempat-tempat hiburan masyarakat seperti mall, pelabuhan, pantai dan beberapa tempat lain yang dijadikan objek wisata saat merayakan malam pergantian tahun baru," tegas Yotje.

Selain itu, pihak kepolisian juga akan mendirikan beberapa Pos PAM di berbagai daerah baik Kapupaten / Kota menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2013. Dimana personil akan melakukan patroli ke berbagai titik rawan serta memberikan pelayanan lain kepada masyarakat Kepri.

"Untuk pelaksanaan Operasi Lilin 2012 kita masih menunggu arahan dari Mabes Polri, tapi seperti tahun sebelumnya pengamanan dimulai dari H-2 Natal hingga H+1 perayaan tahun baru," pungkasnya.