Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Jika Tak Bisa Perbaiki Transportasi Batam, Dahlan Sebaiknya Mundur
Oleh : ron/dd
Kamis | 13-12-2012 | 15:40 WIB
uba-ingan-sigalingging.gif Honda-Batam
Uba Ingan Sigalingging, ketua LSM Gebrak.

BATAM, batamtoday - Uba Ingan Sigalingging, ketua LSM Gebrak menegaskan apabila masalah transportasi di Batam yang sudah kompleks tidak bisa diselesaikan lagi, maka Wali Kota Batam, Ahmad Dahlan sebaiknya mundur.

Dalam Diskusi Publik Moda Transportasi Umum yang Nyaman di Politeknik Batam, Kamis (13/12/2012), Uba mengumpamakan Dahlan sebagai komputer Pentium 2 yang masih lambat. Apabila dipaksakan untuk ditingkatkan ke pentium 4 maka komputer tersebut akan rusak. Bisa diartikan apabila Dahlan sudah tidak sanggup untuk memperbaiki transportasi, dipaksakan juga tidak akan bisa.

"Ibarat komputer sudah tidak sanggup maka harus diganti, jadi untuk memperbaiki masalah transportasi di Batam, Dahlan diganti," ujar Uba.

Dia juga sempat memaparkan tentang politik anggaran, dimana anggaran publik yang dikeluarkan lemah sekali. Anggaran transportasi sebagai objek vital masyarakat banyak anggarannya kecil, hanya Rp 8 miliar pertahun. Berbanding sangat jauh dengan anggaran untuk Sekretariat Dewan mencapai Rp 77 miliar.

"Padahal Dewan menurut saya tidak kerja. Alangkah lebih baik apabila dibalik, anggaran Sekwan Rp 8 miliar dan anggaran transportasi Rp 77 miliar. Jadi solusi permasalahan transportasi di Batam itu, Wali Kota mundur dan Gubernur mundur," tegasnya.