Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Malaysia Diminta Didik Warganya

DPR Kirim Nota Protes ke Pemerintah Malaysia
Oleh : si
Rabu | 12-12-2012 | 13:22 WIB
Marzuki Alie.jpg Honda-Batam

Ketua DPR Marzuki Alie

JAKARTA, batamtoday - Sidang paripurna DPR telah menyepakati untuk mengirimkan surat protes terhadap pemerintah Malaysia atas pernyataan mantan Menteri Penerangan Malaysia Zainudin Maidin yang melontarkan penghinaan terhadap Presiden ke-tiga BJ Habibie.


Atas keputusan sidang paripurna tersebut, pimpinan DPR meneken surat protes tersebut. Setelah surat protes itu diteken langsung dilayangkan kepada pihak pemerintah Malaysia. 

"Hari ini suratnya diteken, dan kalau selesai dikirim hari ini ke pemerintah Malaysia," ujar Ketua DPR Marzuki Alie di Gedung DPR, Senayan, Rabu (12/12/2012).

Menurutnya, keputusan untuk melayangkan surat protes kepada pihak Malaysia disepakati lewat sidang paripurna Selasa (11/12/2012) kemarin setelah mendengarkan pandangan anggota DPR terkait pernyataan Zainudin tersebut. 

"Kemarin itu kan disampaikan oleh anggota, makanya di paripurna disepakati itu," imbuhnya.

Marzuki menyayangkan dan mengkritik keras pernyataan yang disampaikan oleh Zainudin tersebut. Meski hal itu tidak mewakili negara, namun pertanyaan tersebut bisa memanaskan hubungan antara Indonesia dan Malaysia.

"Seharusnya hal itu tidak terjadi dan sebagai berbangsa bernegara harus menghormati. Dengan kalimat apapun," tandasnya

Marzuki meminta kepada pemerintah Malaysia untuk kembali mendidik warganya untuk mengeluarkan pernyataan dan pendapat apalagi mengenai negara lain. 

"Seharusnya hal itu tidak terjadi dan sebagai berbangsa bernegara harus menghormati. Dengan kalimat apapun. Dan pemerintah Malaysia harus ingati kepada warganya untuk bisa menghargai," tegasnya. 

Menurutnya, apa yang disampaikan oleh Zainudin tentang BJ Habibie merupakan pandangan pribadi dan bukan mewakili negara, namun hal itu tetap menjadi penting karena BJ Habibie merupakan tokoh dan Presiden ke-3 Indonesia. Sehingga apa yang disampaikan tersebut mencederai seluruh warga Indonesia.

"Tapi dalam konteks bernegara, kemarin DPR meminta lewat paripurna untuk menyampaikan protes kepada pihak Malaysia," jelasnya.

Marzuki mengaku sudah mendengar respon dari BJ Habibie atas pernyataan Zainudin tersebut. Menurutnya, Habibie mengaku tak tergangu dengan pernyataan itu bahkan beliau menyatakan bahwa sebenarnya Malaysia menunjukkan kekhawatirannya terhadap tokoh-tokoh Indonesia.

"Habibie bilang kemarin berarti kita orang hebat, karena orang memikirkan kita tapi kita tidak memikirkan orang (Malaysia). Jangan lihat luarnya. Mungkin ada kekhawatiran dari mereka terhadap kita," tandasnya.