Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Tak Hadiri Penyerahan DIPA

Mendagri Minta Sani Tak Buat Lagi Kecewa Presiden
Oleh : si
Selasa | 11-12-2012 | 06:54 WIB
Gamawan_fauzi2.jpg Honda-Batam

Mendagri Gamawan Fauzi

JAKARTA, batamtoday - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Gamawan Fauzi meminta Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Muhammad Sani dan tiga gubernur lainnya untuk tidak lagi membuat kecewa Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).



Mendagri dapat memahami alasan Gubernur Kepri yang tidak hadiri Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) 2013 di Istana Negara, karena sakit usai melakukan plesiran ke Jerman dalam rangka menarik minat para investor negara tersebut untuk menanamkan modalnya di Kepri beberapa waktu lalu.

Namun, Mendagri berharap Gubernur Kepri tetap hadir saat penyerahan DIPA 2013 karena undangan untuk penyerahan DIPA sudah jauh-jauh hari memerintahkan agar mereka hadir dan tak mengutus perwakilan.

"Kita sudah tahu, kita fax untuk tidak diwakilkan," kata Mendagri Gamawan Fauzi di Jakarta, Senin (10/ (10/12/2012).

Sebenarnya, kata Mendagri, sudah mengantisipasi agar tidak ada teguran  Presiden SBY, namum dia tak bisa berbuat apa-apa karena Presiden terlanjur kecewa.

"Kali ini beliau menegur empat kepala daerah yang tidak datang," cerita Gamawan.

Menurut Gamawan, keempat gubernur itu adalah Gubernur Sumsel Alex Noerdin, Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo, Gubernur Lampung Sjachroedin Z.P dan Gubernur Kepulauan Riau Muhammad Sani.

Untuk Sani, Gamawan memastikan bahwa dia sedang sakit. Sementara untuk gubernur lain, Gamawan belum tahu alasannya.

"Kalau Kepri beliau baru operasi lehernya. Baru operasi di Jerman," imbuhnya.

Ke depan, mantan Gubernur Sumatera Barat ini berharap agar kejadian ini tidak terulang.

"Pak gubernur sering kecewa karena waktu mengundang bupati tidak datang. Mestinya beliau menunjukkan disini beliau hadir, bukan sebaliknya membuat kecewa presiden. Apa bedanya kalau begitu antara gubernur dengan bupati kecewa lantaran mengundang bupati tidak datang, sementara gubernur sendiri diundang presiden juga tidak datang," katanya.